Bupati Tangerang Bersama Menteri Agama Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Negeri di Pesantren Al-Ikhlas Assalam Kemiri

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, menghadiri Dzikir dan Doa Bersama Untuk Negeri.
Acara Dzikir dan Doa tersebut digelar di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Assalam, Kecamatan Kemiri, pada Selasa (2/9/2025) tadi malam.
Selain dzikir dan doa untuk negeri, acara tersebut digelar sekaligus memperingati Haul Akbar Almarhum KH. Miftahussalam, pendiri Yayasan Al-Ikhlas Assalam.
Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan, almarhum KH. Miftahussalam merupakan ulama yang telah berjasa besar dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah Tangerang, khususnya di wilayah Kemiri dan sekitarnya.
“Bukan hanya sebagai ulama, beliau adalah guru dan orang tua kita semua. Semoga dzikir dan doa kita malam ini diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya jamaah dan santri Al-Ikhlas Assalam, yang senantiasa menjaga suasana kondusif di wilayah.
“Di tengah keprihatinan bangsa saat ini, kita bersyukur Kabupaten Tangerang tetap aman dan kondusif. Ini berkat peran serta masyarakat yang selalu menjaga persatuan dan kekompakan,” imbuhnya.
Sementara Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, yang juga pembina Yayasan Miftahussalam, memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al-Ikhlas Assalam yang telah melahirkan banyak santri berprestasi.
“Insya Allah pondok pesantren ini akan menjadi kebanggaan Kabupaten Tangerang. Santri-santri di sini banyak yang menempuh pendidikan ke Mesir, Amerika, bahkan dikenal sebagai pondok pesantren kedokteran karena banyak alumninya yang diterima di fakultas kedokteran," ungkapnya.
"Ini bukti bahwa pendidikan pesantren bisa sejajar dengan standar internasional,” sambung Menag Nasaruddin.
Dia juga menegaskan pentingnya penguatan kurikulum berbasis bahasa internasional, seperti bahasa Arab dan Bahasa Inggris, agar lulusan pesantren mampu bersaing di tingkat global.
"Penguatan kurikulum berbasis bahasa Arab dan Inggris harus terus dikuatkan agar lulusan pesantren ini bisa bersaing secara global," tandasnya.
Baca Juga: Target Lolos Piala Asia, Manajer Zaki Sebut Timnas U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan
Acara dzikir dan doa bersama ini dihadiri ribuan jamaah, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



