Jakarta

Laga Persija vs PSIM di GBK, Polda Meto Jaya 2.200 Personel Gabungan

Ainun Kusumaningrum | 28 November 2025, 18:24 WIB
Laga Persija vs PSIM di GBK, Polda Meto Jaya 2.200 Personel Gabungan

AKURAT  JAKARTA – Sebanyak 2.200 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (28/11/2025) malam.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, mengonfirmasi pengerahan kekuatan pengamanan tersebut. “Kuat libat personel pengamanan sebanyak 2.200 personel,” ujar Ruslan.

Baca Juga: Siap-siap! Pemprov DKI Bakal Terapkan Pajak Kendaraan Bermotor Berbasis Emisi, Tak Lulus Bakal Dikenai Disinsentif

Ribuan personel gabungan ini berasal dari unsur Polda Metro Jaya, Satuan Tugas (Satgas) Polres jajaran, Bantuan Kendali Operasi (BKO) TNI, serta unsur Pemerintah Daerah (Pemda) seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Pihak kepolisian mengimbau seluruh suporter yang hadir untuk mematuhi peraturan dan menjaga ketertiban. Suporter dilarang keras membawa petasan, kembang api, senjata tajam, dan minuman beralkohol. Selain itu, penonton juga diminta tetap waspada terhadap barang bawaan dan potensi kejahatan di sekitar lokasi.

“Kepada semua pihak diharapkan untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib,” tambahnya.

Baca Juga: Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Nataru 2025-2026, Tekan Angka Kecelakaan Motor

Iptu Ruslan juga menyebutkan, skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan. Namun, implementasi kebijakan lalu lintas ini akan bersifat situasional, menyesuaikan dengan kepadatan dan kondisi penonton di sekitar kawasan GBK.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.