Jakarta

Geger, Harimau Sumatera Muncul di Jalan Perusahaan Kawasan Taman Nasional Zamrud

Ainun Kusumaningrum | 17 Januari 2026, 16:41 WIB
Geger, Harimau Sumatera Muncul di Jalan Perusahaan Kawasan Taman Nasional Zamrud

AKURAT JAKARTA - Seekor harimau Sumatera tertangkap kamera sedang melintas di jalan tanah milik perusahaan di wilayah Kabupaten Siak, Riau, Jumat (16/1/2026).

Video kemunculan satwa langka tersebut sempat beredar luas di media sosial. Merespons kejadian tersebut, tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah jejak kaki harimau di dua titik berbeda dengan jarak sekitar 1,8 kilometer.

Baca Juga: Transjakarta Amankan Dua Pria Pelaku Masturbasi di Koridor 1A, Langsung Diserahkan ke Polisi

"Jejak harimau Sumatera yang ditemukan di dua titik tersebut berukuran 12 sentimeter," ujar Kepala BBKSDA Riau, Supartono, melalui keterangan tertulis, Jumat.

Baca juga: Harimau Sumatera Muncul di Perkebunan Sawit Siak, Warga Diminta Waspada Malam Hari

Berdasarkan hasil identifikasi melalui rekaman video, pihak BBKSDA menyimpulkan bahwa harimau tersebut merupakan individu dewasa berjenis kelamin jantan.

Baca Juga: 5000 Runner Ramaikan HS Run Lampung, Surya Grup Siap Gelar Ajang Lari di Berbagai Kota

Supartono menjelaskan bahwa lokasi penampakan berada di akses jalan PT Bumi Siak Pusako (BSP), sebuah BUMD yang mengelola sektor minyak dan gas bumi di Kabupaten Siak.

Meski menjadi area operasional perusahaan, wilayah tersebut sebenarnya masuk dalam kawasan konservasi.

"Lokasi kemunculan harimau itu merupakan areal terbatas dan berada di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Zamrud," tutur Supartono.

Ia menambahkan, Taman Nasional Zamrud merupakan habitat asli atau homerange (wilayah jelajah) harimau Sumatera yang termasuk dalam kantong habitat Semenanjung Kampar. Oleh karena itu, kehadiran satwa ini di wilayah tersebut dinilai sebagai hal yang wajar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa video tersebut pertama kali direkam oleh salah seorang staf PT BSP saat sedang bertugas.

Terkait hal ini, BBKSDA Riau telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan memberikan imbauan agar karyawan tidak lagi merekam atau menyebarluaskan video serupa secara bebas.

"Kami mengimbau untuk tidak menyebarluaskan video penemuan harimau Sumatera karena dikhawatirkan menimbulkan kepanikan masyarakat. Selain itu, untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak benar serta demi menjaga keselamatan satwa itu sendiri," jelas Supartono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.