Jakarta

Viral! Tumpukan Sampah di Tanggul Muara Baru Ganggu Kesehatan Warga, Pemkot Jakut Turun Langsung ke Lokasi

Yasmina Nuha | 17 Januari 2026, 22:50 WIB
Viral! Tumpukan Sampah di Tanggul Muara Baru Ganggu Kesehatan Warga, Pemkot Jakut Turun Langsung ke Lokasi

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial tumpukan sampah rumah tangga di sepanjang Tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, mengancam kesehatan warga sekitar.

Sampah yang didominasi limbah bekas makanan dan bahan plastik tersebut terlihat memenuhi permukaan air di antara tanggul dan pemukiman.

Berdasarkan video dari akun Instagram @ilhamapriyanto pada Rabu (14/1/2026), tampak beragam jenis sampah, mulai dari plastik hingga potongan kayu, menggenang di perairan berwarna cokelat dan terkonsentrasi di satu titik di sekitar tanggul.

Baca Juga: Legislator Golkar Judistira Hermawan Dukung Pembangunan Kembali JPO Sarinah demi Keindahan Jakarta

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, memastikan jajaran Pemkot Jakarta Utara telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Hendra menjelaskan, pengecekan dilakukan bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup, UPS Badan Air, Camat dan Lurah Penjaringan, Babinsa, Satker PTPIN Kementerian PUPR, hingga pengurus RT setempat.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, lokasi tersebut merupakan danau yang timbul akibat pembangunan tanggul NCICD dan saat ini masih dalam proses sertifikasi oleh BPAD," ujar Hendra usai dikonfirmasi wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga: Pastikan Tak Langgar Aturan, Komisi D DPRD DKI Minta Pembongkaran Tiang Monorel Harus Libatkan KPK dan Kejati

Ia mengungkapkan, danau tersebut diketahui telah diurug secara ilegal oleh oknum masyarakat menggunakan sampah dan puing bangunan yang diangkut truk dari berbagai wilayah.

Kondisi itu dinilai berpotensi menimbulkan gangguan lingkungan dan meresahkan warga sekitar.

Sebagai tindak lanjut, Hendra menyampaikan sejumlah langkah konkret telah dan akan dilakukan.

Pembersihan sampah di lokasi mulai dilakukan sejak Jumat, dilanjutkan dengan kegiatan kerja bakti bersama warga yang dijadwalkan pada Minggu.

Selain itu, pihaknya juga telah meminta para koordinator lapangan agar tidak lagi membuang puing di area tersebut.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Satker PTPIN Kementerian PUPR akan membangun portal yang dimulai pada Minggu, serta pagar pengaman yang direncanakan mulai dikerjakan pada Kamis, didahului sosialisasi kepada warga pada Selasa.

"Upaya ini kami lakukan agar lokasi tidak kembali disalahgunakan dan lingkungan tetap terjaga. Kami juga terus berkoordinasi lintas instansi untuk penanganan berkelanjutan," tegas Hendra. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y