Jakarta

Lewat Program NGEMAS, Bupati Tangerang Komitmen Majukan Kesejahteraan Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan

M Rahman Akurat | 9 Mei 2026, 08:42 WIB
Lewat Program NGEMAS, Bupati Tangerang Komitmen Majukan Kesejahteraan Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat membuka acara Ngeriung Maesyal (NGEMAS) di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang semakin serius dalam memperkuat sektor pertanian guna mewujudkan kemandirian pangan.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat membuka acara Ngeriung Maesyal (NGEMAS) di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Jumat (08/05/2026).

Acara yang berlangsung hangat ini menjadi sarana dialog langsung antara pemerintah daerah dengan para kelompok tani dan masyarakat setempat.

Baca Juga: BYD Atto 2 Hadir dengan Desain Lampu X-Shaped yang Unik, Menggabungkan Konsep Dragon Face dan Teknologi Modern di Era SUV Futuristik

NGEMAS: Sinergi Pembangunan dari Akar Rumput

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa kegiatan NGEMAS mengusung konsep kearifan lokal "Ngariung", yang mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan silaturahmi.

Menurutnya, kolaborasi dari level bawah sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, terutama di sektor pertanian.

"Kegiatan ini adalah wadah komunikasi dan kolaborasi agar kita tahu persis apa yang dibutuhkan petani. Tujuannya jelas, membangun sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing," ujar Bupati Maesyal di hadapan para warga.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan program Astacita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat roda perekonomian yang dimulai dari desa dan kecamatan.

Baca Juga: Setelah Sejumlah Dokter Internship Meninggal, Kemenkes Mulai Ubah Sistem Kerja Dokter Muda

Dukungan Sarana Pertanian dan Bantuan Logistik

Sebagai bentuk nyata dukungan di tahun 2026, Pemkab Tangerang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah menyiapkan berbagai program pendampingan serta bantuan fisik.

Bantuan yang disalurkan meliputi benih, bibit, pupuk, traktor, hingga penyaluran beras untuk Intervensi Rentan Rawan Pangan.

"Sebagian bantuan sudah mulai kita salurkan. Ini adalah stimulus agar kelompok tani semakin produktif dan pendapatannya meningkat," jelasnya.

Terkait aspirasi petani yang meminta bantuan bibit spesifik seperti jahe, bawang, tomat, dan cabai, Bupati berjanji akan segera membahas hal tersebut bersama OPD teknis untuk direalisasikan pada tahap bantuan selanjutnya.

Baca Juga: Jangan Abaikan Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Pertanda Diabetes yang Jarang Disadari

Ajak Masyarakat Gotong Royong

Di akhir sesi dialog, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

"Mari kita perkuat sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pembangunan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan bersama," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga memberikan santunan kepada anak yatim serta menyerahkan bantuan traktor dan sarana produksi pertanian secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.