Pemkab Tangerang Gelar Seminar TIDS 2026, Fokus pada Inovasi dan Ekonomi Aglomerasi, Simak 4 Pilar Utama Pembangunannya!

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menyelenggarakan Tangerang International Development Seminar (TIDS) sebagai langkah strategis memperkuat pembangunan daerah.
Acara berskala internasional ini dibuka langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kecamatan Pagedangan, Senin (25/05/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa TIDS 2026 menghadirkan berbagai narasumber kompeten, baik dari dalam maupun luar negeri.
Seminar ini dirancang untuk menghasilkan kontribusi nyata bagi tugas pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Tangerang.
4 Pilar Utama Pembangunan Kabupaten Tangerang
Bupati Maesyal mengungkapkan ada empat tema sentral yang diangkat dalam seminar internasional kali ini, yaitu:
Infrastruktur dan Lingkungan Hidup: Fokus pada pembangunan fisik yang selaras dengan pelestarian alam.
Ekonomi Kerakyatan: Penguatan sektor ekonomi yang menyentuh langsung lapisan masyarakat.
Pembangunan Manusia: Penanganan isu strategis terkait pengangguran dan pengentasan kemiskinan.
Riset dan Inovasi Daerah: Mendorong terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan.
"Empat tema tersebut sangat erat hubungannya dengan karakteristik Kabupaten Tangerang sebagai wilayah aglomerasi. Kita menuntut pengembangan wilayah yang terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah," ujarnya.
Baca Juga: Waisak 2026 di Borobudur Tetap Dibuka, Tapi Ada Aturan Khusus untuk Wisatawan
Komitmen Terhadap Program Unggulan
Sebagai daerah aglomerasi, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus menyelaraskan program kerja demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di semua tingkatan harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga.
Beberapa aspek yang menjadi fokus utama dalam skala prioritas pembangunan meliputi, Kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, dan tata kelola pemerintahan yang transparan.
"Fokus kami adalah seberapa jauh pemerintah daerah bisa hadir untuk masyarakat. Kami berharap TIDS ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera dijalankan demi kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





