Warga Perumnas 1 Bekasi Tolak Wilayahnya Dijadikan Tampungan Air Penyebab Banjir

AKURAT JAKARTA - Warga Perumnas 1, Kelurahan Kranji, Kota Bekasi, menyatakan penolakan terhadap kondisi wilayah mereka yang dinilai menjadi lokasi penampungan air penyebab banjir.
Penolakan tersebut disampaikan melalui pemasangan spanduk oleh warga RW 03, RW 04, RW 05, dan RW 06.
Ketua RW 04, Hendi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi warga yang selama bertahun-tahun terdampak banjir saat hujan deras mengguyur wilayah Bekasi.
Baca Juga: Pekan Depan Presiden Prabowo Kunjungan Keluar Negeri, Dijadwalkan Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan
"Kami meminta pemerintah dan pihak terkait mengevaluasi sistem pengendalian banjir yang ada. Warga tidak ingin wilayah Perumnas 1 terus menjadi titik yang menanggung dampak genangan air," kata Hendi dalam keterangannya.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan penjelasan yang transparan terkait perencanaan dan pengelolaan tata air di kawasan tersebut agar persoalan banjir dapat diselesaikan secara menyeluruh.
Senada dengan itu, perwakilan RW 05, Asep, menilai perlu dilakukan kajian teknis terhadap infrastruktur drainase dan pengendalian banjir yang selama ini diterapkan.
"Kami berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang ada saat ini. Tujuannya agar penyebab banjir dapat diketahui dan dicarikan solusi yang tepat," kata Asep.
Warga juga meminta pemerintah melakukan peninjauan terhadap perencanaan teknis, termasuk kapasitas saluran drainase dan sistem pengelolaan air, sehingga kawasan permukiman tidak lagi menjadi langganan banjir setiap musim hujan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait mengenai tuntutan yang disampaikan warga.
Namun, pemasangan spanduk tersebut menjadi bentuk protes sekaligus harapan agar persoalan banjir di Perumnas 1 segera mendapat perhatian dan solusi yang berkelanjutan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


