Jakarta

Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Bupati dan Wabup Tangerang Paparkan Lompatan Ekonomi, Inovasi dan Tata Kelola Keuangan Daerah

M Rahman Akurat | 13 Juni 2026, 12:13 WIB
Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Bupati dan Wabup Tangerang Paparkan Lompatan Ekonomi, Inovasi dan Tata Kelola Keuangan Daerah
Bupati dan Wabup Tangerang menerima kunjungan kerja dari Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerima kunjungan kerja strategis dari delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI.

Pertemuan antara legislative pusat dengan pejabat Pemkab Tangerang berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Lantai 3 Kantor Bupati Tangerang, pada Jumat (12/6/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Tangerang untuk memaparkan keberhasilan tata kelola keuangan daerah, lompatan pertumbuhan ekonomi, serta berbagai program inovasi sosial yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Pasar Mobil Listrik Semakin Ganas di Tahun 2026 Setelah BYD Atto 3 Hadir dengan Desain Dragon Face Futuristis dan Performa Super Responsif

Delegasi BKSAP DPR RI yang dipimpin langsung oleh Ketua Delegasi, Bramantyo Suwondo, disambut hangat oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah.

Turut hadir dalam menyambut rombongan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud, Sekretaris Daerah Soma Atmaja, jajaran Forkopimda yang meliputi empat Kapolres dan Dandim, para kepala OPD, serta jajaran direksi BUMD Kabupaten Tangerang.

Sinergi Program Pusat dan Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan kerja BKSAP DPR RI.

Kehadiran lembaga legislatif tingkat nasional ini dinilai mampu memberikan kontribusi positif, arahan strategis, sekaligus solusi bagi keberlanjutan program pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang yang terus berkembang pesat.

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat datang. Kehadiran bapak dan ibu dari BKSAP DPR RI memang sangat kami tunggu," katanya.

"Kami memohon arahan sekaligus sinergi program pusat yang bisa dijalankan di daerah, guna memberikan solusi terhadap berbagai program pembangunan yang tengah kami selaraskan," lanjutnya.

Baca Juga: Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ingatkan ASN Jaga Integritas, Etika dan Kesadaran Bela Negara

Karakteristik Unik Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang saat ini tercatat sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Indonesia.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi di wilayah ini telah mencapai kurang lebih 3.500.000 jiwa.

Wilayah administrasi Kabupaten Tangerang sendiri mencakup 29 kecamatan, 246 desa, 28 kelurahan, serta sekitar 11.500 RT/RW.

Bupati Maesyal memaparkan bahwa meskipun lokasinya berdampingan langsung dengan metropolitan DKI Jakarta, karakteristik Kabupaten Tangerang sangat unik.

Hal ini dikarenakan Kabupaten Tangerang masih memiliki 246 desa yang mayoritas berada di wilayah tengah dan utara.

Mereka membutuhkan perhatian khusus dalam penyelarasan program modernisasi urban tanpa menghilangkan kearifan lokal serta sektor agraris yang ada.

Baca Juga: Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan, Wabup Intan Nurul Hikmah Buka Nusatic, Nusapet, dan Nusahorti 2026 di ICE BSD Tangerang

Sementara itu, wilayah selatan telah menjelma menjadi kawasan perkotaan baru, seperti di Kecamatan Curug, Kelapa Dua, Cisauk, Pagedangan, dan Legok.

"Kawasan urban modern inilah yang memberikan kontribusi besar terhadap subsidi silang bagi wilayah-wilayah lain di utara dan tengah yang statusnya masih pedesaan. Strategi ini kami jalankan secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelas Bupati Maesyal.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Tangerang berharap dukungan dari BKSAP DPR RI dapat memperkuat diplomasi parlemen dalam menarik investasi asing maupun program percontohan internasional ke Kabupaten Tangerang.

Langkah ini diharapkan mampu menyerap lapangan kerja lebih luas dan mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di tingkat desa.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.