Jakarta

Warga Menteng RW 9 Gelar Anyerica Futsal League, Dari Nama Geng Jadi Turnamen Olahraga

Laode Akbar | 18 Juli 2026, 13:43 WIB
Warga Menteng RW 9 Gelar Anyerica Futsal League, Dari Nama Geng Jadi Turnamen Olahraga
Anak-anak RW 9 Menteng, Jakarta Pusat peserta Anyerica Futsal League (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Nama "Anyerica" yang selama ini dikenal sebagai sebutan kelompok anak-anak di kawasan Jalan Anyer, RW 09, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, kini diubah menjadi identitas sebuah turnamen futsal.

Melalui Anyerica Futsal League, warga ingin mengarahkan semangat kebersamaan anak muda ke kegiatan yang lebih positif melalui olahraga.

Wakil Unit Karang Taruna Kelurahan (UKKT) RW 09, Arpit, mengatakan nama Anyerica sengaja dipilih karena memiliki kedekatan dengan lingkungan tempat para pemuda tumbuh. Namun, makna yang selama ini melekat ingin diubah menjadi simbol pembinaan generasi muda.

Baca Juga: Legislator Golkar Basri Baco Sulap Lahan Kosong PT KAI Jadi Lapangan Olahraga Warga Menteng RW 9

"Anyerica itu sebenarnya nama geng anak-anak di sini, tapi kami arahkan karakternya ke hal yang positif melalui olahraga," kata Arpit.

Turnamen tersebut diikuti 48 tim yang terbagi dalam dua kategori usia, yakni U-13 dan U-18. Masing-masing kategori diikuti 24 tim yang berasal dari RW 09 maupun dari luar wilayah, sehingga kompetisi digelar dengan konsep terbuka atau open tournament.

Menurut Arpit, pertandingan menggunakan sistem penyisihan grup yang kemudian dilanjutkan ke babak gugur hingga semifinal dan final.

Kompetisi dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu, dengan laga puncak digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Penyerahan trofi akan dilakukan bertepatan dengan perayaan HUT RI.

Selain menjadi ajang kompetisi, Anyerica Futsal League juga menjadi penanda dimulainya pemanfaatan lapangan futsal permanen yang baru dibangun di RW 09 dan diresmikan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco.

Sebelumnya, anak-anak di kawasan tersebut hanya bermain di lapangan tanah yang dipenuhi urukan dan sisa material bangunan.

"Sebelum lapangan ini dibangun secara permanen oleh Pak Basri Baco, lapangannya masih berupa tanah merah. Kami tetap bertanding di sini, tapi dengan gawang yang tiangnya dicor dari semen. Pak Baco melihat kondisi lapangan yang memprihatinkan tersebut, lalu hati beliau tergerak untuk membangunkan lapangan yang lebih proper dan aman," ujarnya.

Arpit mengatakan kehadiran lapangan futsal menjadi jawaban atas kebutuhan warga karena selama ini RW 09 tidak memiliki fasilitas futsal. Menurutnya, lapangan tersebut diharapkan menjadi ruang aktivitas positif bagi anak-anak dan remaja.

"Sangat dibutuhkan sekali oleh warga RW 09. Lapangan ini bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang bagi anak-anak muda agar mereka terhindar dari bahaya narkoba dan pengaruh negatif lainnya," katanya.

Ke depan, UKKT RW 09 juga berencana membentuk sekolah futsal untuk pembinaan usia dini. Harapannya, anak-anak dari Kelurahan Menteng dapat berkembang hingga mewakili Jakarta Pusat bahkan tampil di tingkat nasional.

"Harapannya semoga lapangan ini bermanfaat. Selain untuk olahraga futsal, kami juga ingin mengembangkan sekolah futsal untuk anak-anak usia dini agar ke depannya ada perwakilan dari Kelurahan Menteng yang bisa mewakili Jakarta Pusat maupun tingkat nasional," tutup Arpit. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y