Jakarta

Lewat Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya dan Dorong Ekonomi UMKM

M Rahman Akurat | 23 Agustus 2026, 06:02 WIB
Lewat Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya dan Dorong Ekonomi UMKM
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Pekan Raya Balaraja ke-2. - (Dok. Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Raya Balaraja ke-2, pada Sabtu (22/8/2026).

Acara yang digelar di Alun-Alun Balaraja ini diselenggarakan sekaligus dalam rangka memperingati Milad ke-3 Balai Adat Balaraja.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa event Pekan Raya Balaraja bukan sekadar panggung hiburan.

Baca Juga: Prediksi Skor GA Eagles vs ADO Den Haag di Eredivisie, 23 Agustus 2026: Kowet Berpeluang Lanjutkan Start Tak Terkalahkan

Pekan Raya Balaraja merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mempromosikan potensi lokal. Mulai dari seni, budaya, kuliner, hingga produk UMKM kreatif yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Pekan Raya Balaraja bukan sekadar kegiatan hiburan dan perayaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat silaturahmi, menghidupkan seni dan budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Balaraja Sebagai Pilar Identitas Budaya Kabupaten Tangerang

Bupati Maesyal Rasyid menyebut wilayah Balaraja memiliki sejarah, karakter, dan kekayaan budaya yang kuat. Hal ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas Kabupaten Tangerang.

Oleh karena itu, pelestarian adat harus terus digaungkan agar tidak punah ditelan zaman.

“Menjaga adat dan budaya bukan berarti hanya mempertahankan masa lalu, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi masa depan,” tuturnya.

Baca Juga: Land Cruiser 300 GR-S HEV Dibanderol Rp2,816 Miliar, Sentuhan Desain GR Sport Pertegas Kesan SUV Mewah Sporty dan Klasik

Bupati Maesyal juga mengajak generasi muda di Kabupaten Tangerang untuk lebih mengenali akar budaya mereka.

Pemuda diharapkan mampu menghargai para sesepuh, mencintai daerahnya, serta berani berkreasi dan berinovasi demi kemajuan daerah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.