Jakarta

Demo Gedung DPR Hari Ini, 120 Petugas Disiagakan Atur Rekayasa Lalu Lintas

Yusuf Doank | 27 Agustus 2026, 08:39 WIB
Demo Gedung DPR Hari Ini, 120 Petugas Disiagakan Atur Rekayasa Lalu Lintas
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi potensi kemacetan di Jakarta.

Itu akibat aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (27/8/2026).

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa skema pengalihan arus kendaraan akan disesuaikan secara dinamis mengikuti kepadatan dan pergerakan massa di lapangan.

Baca Juga: BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Cerah Merata Sepanjang Hari

"Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus," ujar Budi dalam keterangannya.

Guna memastikan kelancaran arus kendaraan, Dishub DKI mengerahkan 120 personel yang dibagi ke dalam dua sif kerja, yakni pukul 07.00–13.00 WIB dan 13.00–19.00 WIB.

Pengaturan lalu lintas oleh petugas disiagakan di tiga fokus zona utama, meliputi kawasan Senayan-Gatot Subroto, seputaran Gedung DPR/MPR RI, hingga kawasan Istana Negara.

Di sekitar Gedung DPR/MPR, petugas memantau ketat Jalan Letjen S Parman sisi selatan mulai dari Semanggi hingga Simpang Slipi.

Apabila terjadi penumpukan massa, kendaraan dari arah Cawang menuju Slipi akan dialihkan mengitari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Asia Afrika, hingga Jalan Patal Senayan.

Sementara untuk pengamanan kawasan Istana, potensi rekayasa lalu lintas disiapkan di ruas Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan.

Dishub DKI menyebar personel di 10 titik krusial, seperti Simpang Senayan, Pintu 10 Gelora Bung Karno, Simpang Palmerah, hingga Flyover Ladokgi.

Selain itu, empat unit mobil derek turut ditempatkan di lokasi strategis untuk menindak kendaraan yang mogok atau memicu kemacetan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y