Jakarta

Presiden Pezeshkian Bantah Mojtaba Khamenei Terluka Parah dalam Konflik Iran

Yusuf Doank | 29 September 2026, 19:31 WIB
Presiden Pezeshkian Bantah Mojtaba Khamenei Terluka Parah dalam Konflik Iran
Mojtaba Khamenei

AKURAT JAKARTA – Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah keras klaim yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menderita cedera serius di fase awal perang Iran tahun ini.

Pezeshkian menegaskan bahwa sang Pemimpin Tertinggi saat ini dalam kondisi sehat.

"Dari sudut pandang medis, dia sepenuhnya sehat," kata Pezeshkian dalam wawancara bersama CBS News, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Iran Ancam AS dengan Senjata Baru, Siap Incar Target Baru Jika Diserang

Pezeshkian, yang berlatar belakang profesi dokter, mengungkapkan bahwa dirinya baru-baru ini menggelar pertemuan intensif dengan Mojtaba Khamenei.

Pertemuan terakhir mereka bahkan berlangsung marathon selama lebih dari tujuh jam.

Menurut Pezeshkian, durasi pertemuan yang panjang tersebut menjadi bukti ketahanan fisik Mojtaba Khamenei yang prima serta tidak mengalami gangguan kesehatan atau masalah medis apa pun.

Kondisi kesehatan Ayatollah Mojtaba Khamenei—yang terpilih pada 8 Maret lalu menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei—menjadi sorotan global setelah Amerika Serikat menyebut dirinya terluka dalam serangan pembuka pada 28 Februari.

Presiden AS Donald Trump sempat mengklaim bahwa pemimpin Iran tersebut mengalami luka amat serius di sisi kiri tubuhnya.

Menyinggung mekanisme tata kelola negara, Pezeshkian menjelaskan bahwa saat ini proses pengambilan keputusan strategis Iran diarahkan oleh sebuah dewan transisi beranggotakan enam orang yang mewakili unsur angkatan bersenjata, parlemen, serta lembaga tinggi negara.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y