Jakarta

Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Penyegelan GKPI Rajeg, Jemaat Senang Direlokasi ke Tempat Baru di Pasar Kemis

M Rahman Akurat | 1 Oktober 2026, 09:42 WIB
Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Penyegelan GKPI Rajeg, Jemaat Senang Direlokasi ke Tempat Baru di Pasar Kemis
Pertemuan muspicam rajeg dengan pihak GKPI Rajeg - (Dok. Diskominfo)

AKURAT JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak ada tindakan penyegelan terhadap rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut ditegaskan oleh Camat Rajeg, Oman Pariaman, setelah menggelar musyawarah bersama pengurus gereja dan pendeta di Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (28/09/2026).

“Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada penyegelan terhadap rumah ibadah GKPI Rajeg. Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar situasi tetap aman, kondusif, serta kerukunan antarumat beragama dapat terus terjaga,” ujar Oman Pariaman.

Baca Juga: Jetour Perkenalkan T2 i-DM di Indonesia, SUV Hybrid Tangguh dengan Panoramic Sunroof Ekstra Besar yang Cocok untuk Jelajah Alam Bersama Keluarga

Oman menegaskan bahwa pihak kecamatan dan pemerintah daerah selalu mengedepankan pendekatan dialogis, komunikasi, serta koordinasi demi menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Tangerang.

Setiap persoalan keagamaan dipastikan akan disikapi secara hati-hati dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat luas untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Komunikasi dan penyelesaian secara musyawarah diharapkan tetap menjadi prioritas utama jika terjadi persoalan di lingkungan warga.

Baca Juga: Prediksi Skor Irlandia vs Austria di UNL, 2 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Kemenangan

Apresiasi dari Pimpinan GKPI Jawa Bali

Merespons langkah cepat pemerintah, Koordinator Wilayah (Korwil) GKPI Jawa Bali, Pendeta Henri Marpaung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pemda, khususnya Camat Rajeg dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA).

Pertemuan tersebut telah memfasilitasi koordinasi yang baik terkait tempat ibadah baru bagi jemaat.

"Terima kasih atas pertemuan kita bersama di sini Pak Camat dan Pak KUA yang telah menyambut kami dengan baik. Dan kami telah menerima kabar baik juga bahwa GKPI telah difasilitasi untuk beribadah di tempat yang layak atau nyaman," kata Pendeta Henri.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.