Jakarta

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Hindari Lokasi Rawan di Arab Saudi

Yusuf Doank | 12 Oktober 2026, 09:18 WIB
Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Hindari Lokasi Rawan di Arab Saudi
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk jamaah umrah yang berada di Arab Saudi, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Jamaah diminta menghindari area rawan menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, meminta WNI tetap tenang, menjaga keselamatan diri, serta terus memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas setempat.

Baca Juga: Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Bipih Jamaah Dipatok Rp 54,6 Juta

Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas luar ruang yang tidak mendesak, terutama di kawasan yang terdampak.

"Kami mengimbau WNI di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Hindari lokasi rawan, patuhi aturan yang berlaku, serta ikuti arahan otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas," kata Ichsan di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Ichsan mengingatkan WNI agar bijak dalam menyaring informasi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kegelisahan publik.

Bagi jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi, Kemenhaj meminta agar terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing serta mematuhi protokol keselamatan lokal.

Di sisi lain, PPIU diimbau untuk memantau keberadaan seluruh jamaah secara berkala dan menyampaikan pembaruan informasi secara transparan.

Sementara bagi calon jamaah umrah yang masih berada di Tanah Air, Kemenhaj meminta untuk aktif memantau kondisi keamanan terkini sebelum jadwal keberangkatan.

"Kami meminta jamaah yang belum berangkat untuk terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan dan memastikan informasi keberangkatan melalui sumber resmi. Ikuti arahan pemerintah dan jangan ragu meminta penjelasan kepada penyelenggara apabila ada perubahan jadwal," tambah Ichsan.

Kemenhaj menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di Arab Saudi guna memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh jamaah umrah asal Indonesia.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y