Jakarta

Berikut 18 Titik Pemotor Lawan Arah di Jakarta Selatan, Rawan Kecelakaan Maut

Ainun Kusumaningrum | 25 Agustus 2023, 10:10 WIB
Berikut 18 Titik Pemotor Lawan Arah di Jakarta Selatan, Rawan Kecelakaan Maut

AKURAT.CO - Polisi mencatat ada 18 titik rawan pemotor lawan arah di sejumlah ruas jalan Jakarta Selatan.

Salah satunya TKP kecelakaan truk yang menabrak tujuh pemotor di Jalan Raya Lenteng Agung.

"Jadi kita pun sudah mendata di wilayah Jakarta Selatan kurang lebih ada 18 titik yang rawan arus," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Bayu Marfiando kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).

Baca Juga: Warga Jakarta Hari Ini Ada Razia Emisi Kendaraan, Nih Lokasi dan Waktunya!

Bayu mengingatkan masyarakat lebih menjaga keselamatan dalam berkendara.

Pasalnya, polisi tak mungkin berjaga di lokasi selama 1x24 jam setiap harinya.

Dia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas pelanggar lalu lintas seperti pemotor lawan arah. Menurut dia, tindakan melawan arus sangat membahayakan.

Baca Juga: Warga Jakarta Gratis Uji Emisi di Bengkel? Cek Lewat Aplikasi Ini

"Jadi harapannya sudah tidak ada lagi warga yang melawan arus dan melanggar lalu lintas. Yang terpenting bahwa kesadaran lalu lintas yang harus dijunjung tinggi karena kehadiran polisi di sini tidak bisa 1x24 jam," tuturnya.

"Dengan adanya kejadian kemarin, masyarakat jadi sadar terhadap keselamatan dirinya sendiri," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Insiden ini melibatkan mobil truk bermuatan bata hebel yang menabrak tujuh pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Tersangka Pengoplos Gas Elpiji 3 Kilogram

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra mengatakan kecelakaan terjadi pada Selasa (22/8/2023) pukul 07.00 WIB. Sopir truk yang terlibat kecelakaan telah diamankan.

"Sudah ditangani. Truk bermuatan bata hebel menabrak tujuh pengendara sepeda motor. Pengemudi truk sudah kita amankan," ujar Kompol Multazam Lisendra saat dikonfirmasi wartawan.

Multazam belum merinci penyebab pasti dan jumlah korban luka akibat kecelakaan tersebut. Namun, dia menyebut korban luka sudah dievakuasi agar segera dapat dilakukan perawatan medis.

"Korban sudah dievakuasi, intinya kita mengutamakan keselamatan korban," ucapnya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.