Fraksi Golkar DKI Peduli Budaya Betawi, Jaga Tradisi Peninggalan Leluhur

AKURAT JAKARTA - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta peduli terhadap budaya Betawi, dengan tetap menjaga tradisi peninggalan leluhur.
Anggota Komisi A DRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar Khotibi Achyar mengatakan, salah satunya Kampung Rawa Belong yang kini dikenal sebagai daerah penjual tanaman hias dan bunga. Meskipun berbeda dengan kondisi ratusan tahun silam.
“Dalam berbagai literatur, Rawa Belong terkenal karena di daerah ini terdapat ikon jago silat si Pitung,” kata Haji Beceng, sapaan akrab putra Betawi asal Cengkareng (Beceng) dilansir dari situs DPRD DKI.
Baca Juga: 2 Warga Jakarta Tewas Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang, Ertiga Tabrak Truk di Bahu Jalan
Tak heran, Rawa Belong yang berada di wilayah Jakarta Barat itu menjadi salah satu daerah atau kampung yang masih melestarikan budaya Betawi.
Seperti tradisi mencukur ranbut, aqiqah, mauludan, silat, dan upacara pernikahan.
Sebagian kecil orang Betawi yang masih bertahan memakai adat Betawi dalam pernikahan.
Dimulai dari kunjungan ke rumah mertua dengan membawa anteran, lamaran, tembakan mercon, lempar-lemparan mercon ke calon menantu hingga pesta pernihakan.
Begitu juga saat menjelang bulan suci Ramadhan, masih mengantarkan anteran (nyorok), berupa sirup, roti dan kurma. Saat bulan Ramadhan, anteran yang dibawa berupa kue pacar cina dan putumayang.
“Yang menarik, saat ijab kabul, pantun yang diucapkan dengan syair Bahasa Arab. Saat itu juga, masih dikenal nuneng-nuneng yang disewa untuk membujuk calon menantu yang masih menolak jodohnya. Populer dengan sebutan mak comblang,” ungkap Beceng.
Dahulu, Rawa Belong dihuni penduduk asli Betawi dari Kampung Sukabumi Ilir. Pada tahun 1959, pendduknya berjumlah 3.000 jiwa. Pendatang mulai masuk ke Rawa Belong sejak tahun 1972. Berasal dari Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Mereka rata-rata masih ada hubungan keluarga. Tetapi, setelah pembangunan jalan aspal dalam proyek Muhammad Husni Thamrin (MHT) pada 1977 dilaksanakan di awasan itu, penduduk dari luar pun mulai berdatangan.
Banyak di antaranya dari Padang Sumatera Barat, Arab, Tionghoa, Jawa, Batak, Aceh, Bima, Sunda, dan lain-lainnya.
Selain si Pitung, ada juga legenda Mat Item yang merupakan penduduk Rawa Belong yang memiliki kanuragan yang sangat disegani pada zamannya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


