Jakarta

Warganet Marah Besar Pasca Kunjungan Nahdliyin Ke Presiden Israel: Kok Masih Bisa Senyum?

Titania Isnaenin | 16 Juli 2024, 16:35 WIB
Warganet Marah Besar Pasca Kunjungan Nahdliyin Ke Presiden Israel: Kok Masih Bisa Senyum?

AKURAT JAKARTA - Sowannnya 5 Nahdliyin ke Israel masih jadi perbincangan warga media sosial X.

Netizen secara gamblang mengutarakan kemarahannya atas sikap NU dalam menyikapi konflik Palestina Israel.

Semua berawal dari sebuah unggahan Instagram milik Zenmaarif alias Dr. Zainul Maarif yang kini telah di privasi.

Baca Juga: Imbas Kunjungan Nahdliyin Ke Israel, Warganet Plesetkan Logo PBNU Jadi 'Netanyahu United'

Dalam unggahannya ia beserta 4 Nahdliyin bernama Syukron Makmun, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania tampak tersenyum saat berfoto dengan Presiden Israel Isaac Herzog.

Dalam unggahannya Zenmaarif menuliskan pengalamannya berdiskusi dengan sang presiden.

"Itu bukan manusia" komen Netizen @Minang_cyber.

"Iblis bertopeng agama, pendukung genosida dan pro kehancuran Al-Aqsa" komen akun @markeshodshod.

"Kok bisa senyum dg pembunuh wanita anak anak palestina"tambah akun @sedekah_ge2272

Baca Juga: Lima Aktivis NU Pergi Bertemu Presiden Israel, Warganet Kecewa: Sama Pembunuh Bisa Dialog

Sebab kejadian itu, beberapa warganet mulai mengeluhkan organisasi tersebut.

"NU yang didirikan untuk kemaslahatan umat kini berbalik menyesatkan umat, sudah melenceng jauh dari visi misi NU yang sebenarnya, Paham liberalis sudah mengakar kuat di tubuh NU seperti penyakit kronis yang senantiasa sedikit demi sedikit menghacurkan NU dari dalam" komentar @enjie57

Adapun sebelumnya,Ketua Pengurus Besar NU, Savic Ali menyesalkan keberangkatan lima Nahdliyin tersebut.

Baca Juga: Fakta Matthew Crooks, Pelaku Penembak Donald Trump di Pennsylvania: Suka Sejarah dan Digemari Guru Saat Masih Sekolah

Savic menegaskan jika keberangkatan lima Nahdliyin mereka dianggap sebagai tindakan dan sikap yang tak paham kebijakan NU.

"Keberangkatan mereka sulit diterima karena melukai perasaan warga Nahdliyin. Tidak semestinya warga NU berkunjung ke Israel. Ini tindakan tidak paham geopolitik dan perasaan warga NU" kata Savic dikutip dari laman NU Online.

Kendatin demikian, Savic sendiri sangat mengkhawatirkan jika sikap kelima Nahdliyin yang berangkat dapat merusak citra organisasi.

Pasalnya, baik PBNU dan Nahdliyin sangat mengecam agresi militer yang dilakukan Israel kepada Palestina.

Selebihnya Savic menyebut jika keberangkatan mereka bukan karena utusan organisasi

Melainkan kunjungan pribadi mereka yang tak bisa diterima.

Baca Juga: Masih Muda dan Dikenal Pintar, Motif Penembakan Trump Oleh Matthew Crooks Masih Abu-abu

"Kemungkinan kunjungan mereka atas nama pribadi. Kita tidak tahu tujuannya apa dan siapa yang mensponsorinya. Ini tindakan yang disesalkan" tambah Savic.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.