Fraksi Gerindra Sebut Ada 42 Sekolah di Jakarta Belum Direhab, Begini Jawaban Heru Budi

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Munir Arsyad, mengungkapkan terdapat total 42 sekolah di Jakarta yang memerlukan rehabilitasi, terdiri dari 26 gedung rehab berat dan 16 gedung rehab total.
Hal itu diungkapkannya dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD (P2APBD) tahun 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024).
Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengaku bahwa pihaknya telah mendorong rehabilitasi sekolah sejak dirinya dilantik pada tahun 2022.
"Gini saya luruskan ya. Saya masuk menjabat Pj kan 2022. Langsung saya push semua sekolah, fasilitas sarana prasarana milik Pemda diperbaiki," kata Heru Budi di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2024).
Heru juga mengungkapkan, program rehabilitasi sekolah dilakukan Pemprov DKI di masa jabatannya dimulai pada tahun 2023 hingga tahun ini. Bahkan, sudah ada rencana rehabilitasi sampai tahun 2025.
"Tahun 2023 ada 17 (sekolah) yang diperbaiki. tahun 2024 ada 19. 2025 nanti 15, itu skala prioritas," ungkapnya.
Namun, lanjutnya, ia mengaku tidak tahu terlalu banyak program rehabilitasi sekolah di masa sebelum jabatanya. Ia mengetahui belum ada perbaikan untuk sekolah dari tahun 2019 sampai 2022.
"Tahun 2021 ada 3 Sekolah. Itu mungkin karena ada COVID-19. Maka saat ini sudah normal, anggaran yang ada saya push salah satunya untuk membangun sekolah dari SD-SMA," katanya.
"Kalau 40 (sekolah belum direhabilitasi) kemarin kan berarti kita udah ada 16, 19, terus 2025 ada 17, ya kita udah mendekati," imbuhnya.
Terakhir, ia pun berharap agar ke depannya tidak hanya semua sekolah yang diperbaiki, namun berbagai aset gedung fasilitas umum maupun milik Pemprov DKI juga dapat diperbaiki.
"Mudah-mudahan semua sekolah bisa diperbaiki, termasuk pasar, kantor dinas yang memang kurang seperti dinas perhubungan, sejak saya masuk sampai sekarang gedungnya belum diperbaiki, jadi 2025 rencana mau diperbaiki," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 7Prediksi Skor Paderborn vs Stuttgart di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Home Deluxe Arena
- 8Prediksi Skor Union Berlin vs Elversberg di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Keterpurukan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



