PEMBERITAHUAN! Mulai Hari Ini hingga 5 September Kawasan Monas Tertutup untuk Umum, Karena Ada Gala Dinner Dihadiri Ratusan Tamu ISF 2024

AKURAT JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas) ditutup dalam rangka menyambut acara makan malam atau Gala Dinner Indonesia Internasional Sustainability Forum (ISF) 2024 di Monas, Jakarta Pusat.
Pihak Monas mengatakan, selama persiapan dan hari pelaksanaan dinner, tugu dan kawasan Monas akan ditutup selama 2 hari mulai hari ini tanggal 4 hingga 5 September 2024.
"Khusus di tanggal 3 September 2024 kawasan Monas masih dibuka untuk umum dan untuk tanggal 4-5 September 2024 Tugu dan Kawasan Monas tutup kunjungan," tulisnya di akun Instagram @monumen.nasional, Selasa (3/8/2024).
Lebih lanjut, penutupan dilakukan untuk mensterilkan lokasi Gala Dinner yang akan dihadiri oleh para kepala negara dan tamu kehormatan.
"Gala dinner bagi para kepala negara dan tamu kehormatan ajang ISF 2024 di Monas. Maka Monas ditutup dari 3-5 September 2024," katanya.
Diketahui, Kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta akan menjadi tempat jamuan makan malam atau gala dinner bagi para kepala negara dan tamu kehormatan ajang Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 pada 5 September mendatang.
Sekitar 500 tamu VIP akan menikmati hiburan berupa video mapping di Monas, atraksi pencahayaan yang menggunakan proyektor untuk menampilkan gambar animasi atau video, yang akan diproyeksikan ke dinding Monas bagian plaza barat.
Ajang ISF 2024 sendiri akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada 5-6 September 2024 yang turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Acara ini akan dihadiri oleh 8.000 peserta lebih dari lebih dari 50 negara, menjadikannya salah satu perhelatan aksi iklim terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Beberapa tokoh yang akan menjadi pembicara utama dalam ISF 2024, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura Teo Chee Hean, Wakil Perdana Menteri Malaysia Fadillah Yusof.
Selain itu, ada juga utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kelautan Peter Thomson, Penasihat Khusus Aksi Iklim dari Kementerian Luar Negeri Perancis Kevin Magron, dan CEO of Bezos Earth Fund Andrew Steers. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 3Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 8Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


