Jakarta

Gelar OMC Tahap 3, Pj Gubernur Teguh Sebut Berhasil Kurangi Intensitas Hujan di Jakarta

Yasmina Nuha | 2 Januari 2025, 17:19 WIB
Gelar OMC Tahap 3, Pj Gubernur Teguh Sebut Berhasil Kurangi Intensitas Hujan di Jakarta

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir di Jakarta melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, OMC Tahap 3 yang digelar selama periode 25-31 Desember 2024 berhasil mengurangi intensitas hujan secara signifikan di wilayah ibu kota.

Teguh menjelaskan, selama enam hari pelaksanaan, OMC melibatkan total 10 sorti penerbangan dengan durasi 19 jam 36 menit. Sebanyak 8.000 kilogram bahan semai NaCl digunakan untuk penyemaian awan.

Baca Juga: NGERI! 2 Orang Ditembak di Rest Area Tol Tangerang-Merak Km 45 Arah Jakarta, 1 Tewas dan 1 Kritis, Polisi Buru Pelaku

"Meskipun tidak ada kegiatan penerbangan pada tanggal 27 Desember, hasil yang dicapai selama periode ini menunjukkan penurunan signifikan dalam curah hujan," ujar Teguh di Jakarta, Rabu (1/1/2025).

Ia mengatakan, data hujan aktual yang diperoleh dari satelit Global Stellite Mapping of Precipitation (GSMaP) menunjukkan curah hujan di Jakarta selama periode OMC berkisar antara 0 hingga 40 mm/hari.

"Dengan puncak curah hujan mencapai 40 mm/hari pada tanggal 25 Desember," imbuhnya.

Baca Juga: Ayo! Rayakan Hari Kasih Sayang dengan Tiba-Tiba Show 2 di Pekanbaru, Ada Nidji, Last Child, Parade Hujan hingga The Changcuters, Cek Harga Tiketnya

Sebelum pelaksanaan OMC, lanjutnya, curah hujan tercatat 17,8 milimeter pada 24 Desember 2024. Selama OMC, curah hujan maksimum tercatat sebesar 68 milimeter, tanpa adanya curah hujan yang melebihi 100 milimeter.

"Hasil analisis OMC menunjukkan keberhasilan dalam mengurangi intensitas hujan sebesar 38 persen dari prediksi berdasarkan data GSMap, serta 28 persen dari prediksi Global Forecast System (GFS) terhadap data penakar curah hujan aktual," katanya.

Menurutnya, hal ini merupakan pencapaian yang signifikan dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta.

Ia juga mengatakan, kegiatan OMC ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan ketahanan dan keselamatan masyarakat terhadap bencana alam.

"Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan teknologi modifikasi cuaca yang lebih efektif di masa depan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y