Ketua Timses Pramono-Rano Minta Pendukungnya Datang dengan Tertib Saat Penetapan Gubernur dan Wagub DKI Jakarta Terpilih oleh KPU, Kamis Besok

AKURAT JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Pramono Anung-Rano Karno.
Acara akan berlangsung di Hotel Pullman Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis, 9 Januari 2025 yang dimulai pada pukul 12.00 WIB.
Ketua Tim Pemenangan Pramono-Rano, Prasetyo Edi Marsudi, mengimbau agar para tim pendukungnya dapat menghadiri acara tersebut dengan tertib.
Ia juga mengimbau agar tim pendukungnya dapat hadir dengan menjaga ketertiban lalu lintas dan tidak menggangu aktivitas warga.
"Ya, kita harus jaga ketertiban juga ya di Jakarta. Ya, tapi bicara masalah dia datang kan antusias hak mereka. Yang penting tertib, disiplin, jangan mengganggu masyarakat yang berjalan di jalanan," ujarnya.
Walaupun KPU mengimbau untuk tidak membawa arak-arakan dan tidak memperbolehkan pendukung masuk, namun ia tak masalah jika besok para relawan datang itu atas inisiatif dari mereka sendiri.
"Ya, nggak ada masalah juga. Nggak ada masalah juga. Ya, boleh lah, masa mereka mau datang nggak boleh," ujarnya.
Namun, ia pun tetap menegaskan agar pendukungnya dari berbagai golongan yang datang tetap menjaga ketertiban dan disiplin.
"Tapi yang penting tertib, disiplin. Saya sebagai tim pemenangan ya, saya minta semua organ relawan harus disiplin," pungkasnya.
Diketahui, KPU DKI Jakarta meminta agar pendukung pasangan Gubernur dan Wagub Jakarta terpilih tidak arak-arakan menuju Rapat Pleno Penetapan Paslon Pilkada DKI Jakarta 2024.
Hal tersebut disampaikan Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata saat mengirimkan undangan penetapan gubernur dan wakil gubernur Jakarta ke kediaman Rano Karno atau Bang Doel di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2025).
Wahyu meminta agar setiap paslon tidak mengerahkan pendukung dalam acara tersebut.
"Tidak boleh ada arak-arakan dan karena pesertanya cukup banyak mohon juga tidak membawa pendukung untuk proses itu," ucap Wahyu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

