Jakarta

Gubernur Pramono Sebut Banjir di Jakarta Tak Bisa Dilawan, Minta Seluruh Jajaran Siaga 24 Jam

Yasmina Nuha | 8 Juli 2025, 14:24 WIB
Gubernur Pramono Sebut Banjir di Jakarta Tak Bisa Dilawan, Minta Seluruh Jajaran Siaga 24 Jam

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebut banjir yang melanda berbagai wilayah Jakarta beberapa hari terakhir, tidak bisa dilawan.

Hal ini disampaikannya saat memimpin apel siaga antisipasi banjir di Jalan Binawarga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7/2025) pagi.

"Kalau melihat banjir yang kemarin yang terjadi di Jakarta, maka setelah saya merenung, banjir itu terkadang memang tidak bisa dilawan," ujar Pramono.

Untuk itu, kata Pramono, pihaknya harus mensiasati bagaimana supaya banjirnya tidak memberikan dampak negatif atau dampak kepada warga.

Baca Juga: Prediksi Skor Egnatia vs Breidablik di Kualifikasi UCL, 9 Juli 2025: Ujian Konsistensi Tuan Rumah Lawan Tim Tamu yang Produktif

Ia menegaskan, penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara cepat dan tepat, dengan perencanaan matang serta antisipasi terhadap kemungkinan di luar prediksi.

"Saya minta wali kota dan dinas-dinas terkait siaga 24 jam dalam menangani banjir. Walaupun ada hujan dan banjir kiriman, dampaknya tidak boleh separah sebelumnya. Kemarin malam, air banjir bisa langsung diflushing ke laut karena permukaan laut sedang surut," tukasnya.

Pramono menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar langkah antisipatif berjalan efektif, dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

"Kita harus punya rencana antisipatif agar dampak banjir tidak meluas dan tidak menimbulkan korban. Itu yang sedang kita siapkan," ucapnya.

Dalam apel tersebut, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada para petugas yang telah bekerja di lapangan.

Seperti: personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Pasukan Pelangi yang terdiri dari Pasukan Oranye (Dinas Lingkungan Hidup), Pasukan Biru (Dinas Sumber Daya Air), Pasukan Kuning (Dinas Bina Marga), dan Pasukan Hijau (Dinas Pertamanan dan Hutan Kota).

Baca Juga: Biar Anak Nggak Rewel! Ini 7 Tips Liburan Seru Keliling Jakarta Naik Transportasi Umum Bareng Si Kecil

"Saya mengapresiasi kerja keras Saudara semua yang menjadi garda terdepan dalam penanganan banjir. Saya tahu banyak yang menggigil karena bekerja seharian, terutama pasukan oranye, biru, dan hijau. Bekerjalah dengan hati," tuturnya.

Politikus PDIP itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak banjir. Ia berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem drainase dan mengatasi berbagai sumbatan saluran agar daya tampung air di Jakarta semakin optimal.

"Saya mohon maaf kepada warga yang masih terdampak banjir kemarin. Kami akan bekerja keras dan menyiapkan langkah-langkah konkret untuk penanganan ke depannya," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.