Jakarta

Banjir di Jakarta Sebagian Kiriman dari Wilayah Penyangga, Gubernur Pramono: Saya Tak Mau Salahkan, Itu Given Alam!

Yasmina Nuha | 8 Juli 2025, 14:32 WIB
Banjir di Jakarta Sebagian Kiriman dari Wilayah Penyangga, Gubernur Pramono: Saya Tak Mau Salahkan, Itu Given Alam!

 

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa dirinya enggan menyalahkan banjir kiriman yang terjadi beberapa hari terakhir di Jakarta sejak Minggu (6/7/2025).

Pramono menyebut, banjir yang terjadi di Jakarta sebagian akibat kiriman dari wilayah penyangga, ini merupakan given atau pemberian dari alam.

"Karena memang kontribusi terbesar kadangkala kondisinya cerah seperti ini, tiba-tiba banjir seringkali terjadi. Karena memang kiriman dari atas. Tetapi saya sekali lagi tidak akan pernah menyalahkan kiriman ini. Ini adalah given," kata Pramono di Jalan Binawarga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Vikingur vs Lincoln Red Imps di Kualifikasi UCL, 9 Juli 2025: Sang Raja Gibraltar Tantang Tuan Rumah di Tengah Krisis

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya tidak menggunakan kata untuk melawan banjir, namun lebih memilih untuk menanganinya agar tidak berdampak luas ke masyarakat.

"Sehingga dengan demikian, saya tidak menggunakan kata-kata melawan banjir. Tetapi ya banjir ini kita siasati sebaik mungkin bagaimana caranya, supaya tidak memberikan dampak kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga menuturkan, pihaknya bersama pemerintah daerah wilayah penyangga lain untuk bersama-sama mengatasi persoalan banjir ini.

"Saya segera mengkoordinasikan dengan terutama Wali Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Bekasi. Dan pada hari ini saya juga akan nerima Wali Kota Bekasi. Karena memang tidak bisa menyelesaikan persoalan di Jakarta itu sendirian," tukasnya.

Pramono menegaskan, penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara cepat dan tepat, dengan perencanaan matang serta antisipasi terhadap kemungkinan di luar prediksi.

"Saya minta wali kota dan dinas-dinas terkait siaga 24 jam dalam menangani banjir. Walaupun ada hujan dan banjir kiriman, dampaknya tidak boleh separah sebelumnya. Kemarin malam, air banjir bisa langsung diflushing ke laut karena permukaan laut sedang surut," terangnya.

Baca Juga: Biar Anak Nggak Rewel! Ini 7 Tips Liburan Seru Keliling Jakarta Naik Transportasi Umum Bareng Si Kecil

Politikus PDIP itu menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar langkah antisipatif berjalan efektif, dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

"Kita harus punya rencana antisipatif agar dampak banjir tidak meluas dan tidak menimbulkan korban. Itu yang sedang kita siapkan," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.