Jakarta

Berencana Bangun LRT dari Stasiun Manggarai Sampai Dukuh Atas, Gubernur Pramono Sebut Dibutuhkan Anggaran Rp 2 Triliun

Yasmina Nuha | 25 Juli 2025, 13:28 WIB
Berencana Bangun LRT dari Stasiun Manggarai Sampai Dukuh Atas, Gubernur Pramono Sebut Dibutuhkan Anggaran Rp 2 Triliun

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun lintasan LRT (Lintas Raya Terpadu) Jakarta, dari Stasiun Manggarai sampai dengan Dukuh Atas.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa untuk membangun jalur tersebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 2 triliun.

"Untuk itu saya crosscheck kepada Dirut Jakpro, kalau dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas itu kurang lebih perlu biaya 2 triliun rupiah," ujar Pramono di Stasiun Boulevard Utara Summarecon Mall LRT Jakarta, Jakarta Utara, Jumat (25/7/2025).

Baca Juga: Warga Ponorogo Merapat! Konser Gratis Dewa 19 Bakal Habis-habisan Menghibur, Catat Lokasi dan Tanggalnya di Sini

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, untuk terus mengembangkan rute LRT Jakarta yang saat ini baru sampai Stasiun Velodrome Rawamangun.

"Saya juga sudah meminta kepada Bapak Direktur Utama Jakpro yang bertanggung jawab untuk pengelolaan LRT ini yang akan dibangun, sampai sekarang baru sampai Velodrome," katanya.

LRT rute Velodrome ini mampu mengangkut 5 ribu penumpang per hari. "Hariannya mungkin kalau Velodrome sekitar 5 ribu orang yang naik," katanya.

Untuk itu, lanjut Pramono, pihaknya pun meyakini jika pengembangan sudah sampai dengan Stasiun Manggarai, maka diperkirakan bisa per harinya sampai dengan 70 ribu penumpang.

Sebab, LRT Jakarta ini akan terkoneksi dengan moda transport lainnya, seperti Kereta Rel Listrik (KRL), Transjakarta, dan sebagainya.

"Akan lebih meningkat lagi kalau kemudian ini sampai dengan Dukuh Atas. Kalau sampai Dukuh Atas, maka per harinya itu bisa sampai dengan 100 ribu," sambungnya.

Baca Juga: Suara Prambanan 2025 Kembali Hadir di Jogja Akhir Tahun Ini, Menghadirkan Denny Caknan, Mr. Jono & Joni, dan Bilal Indrajaya, Simak Info Lengkapnya!

Dengan itu, politikus PDIP itu menegaskan, konektivitas transportasi umum di Jakarta ini memang dipikirkan secara sungguh-sungguh dan mendalam secara lebih baik.

Diketahui, realisasi pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B per Juli 2025 sudah mencapai 57,75 persen. Pengerjaan proyek LRT yang menghubungkan Velodrome-Manggarai itu ditargetkan rampung pada kuartal III tahun 2026.

Fase 1B ini akan memperpanjang jalur LRT Jakarta dari 5,8 km menjadi total 12,2 km, melengkapi rute Velodrome-Pegangsaan Dua. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.