Jakarta

Gubernur Pramono Izinkan Siswa SMA 72 Jakarta Kembali Belajar Tatap Muka di Sekolah, Pasca Ledakan Jumat Lalu.

Yasmina Nuha | 11 November 2025, 14:45 WIB
Gubernur Pramono Izinkan Siswa SMA 72 Jakarta Kembali Belajar Tatap Muka di Sekolah, Pasca Ledakan Jumat Lalu.

 

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengizinkan kegiatan pembelajaran di SMA 72 Jakarta kembali normal seperti biasanya, usai insiden ledakan Jumat (7/11) lalu.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk menentukan kapan kegiatan pembelajaran bisa berlangsung secara langsung atau tatap muka kembali.

"Dan sekarang ini proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung, sebenarnya sudah bisa. Kami memberikan kebebasan sepenuhnya kepada sekolah," ujar Pramono di kawasan Kementerian Keuangan RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga: Harry Potter in Concert Hadir di JIExpo Kemayoran pada Januari 2026, Penjualan Tiket Early Bird Berlangsung hingga 30 November, Segini Harganya!

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pihaknya memberikan kebebasan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, untuk menentukan pembelajaran tidak secara daring atau online kembali.

Bahkan, katanya, sebagian siswa sekolah tersebut sudah meminta untuk pembelajaran dilakukan secara langsung.

"Berkaitan dengan proses belajar yang ada di SMAN Negeri 72, kami sudah memberikan kebebasan kepada Kepala Dinas Pendidikan, karena kemarin memang saya minta untuk daring dan ternyata memang sebagian murid itu malah ingin tetap secara langsung," tuturnya.

Politikus PDIP itu juga menjelaskan, semua data yang diperlukan oleh pihak kepolisian sudah didapat, sehingga proses pembelajaran dapat kembali normal.

"Dan untuk itu karena semuanya sudah datanya terambil oleh Polri, hal yang berkaitan dengan peristiwa," terangnya.

Baca Juga: Resmikan Portal Satu Data Jakarta, Gubernur Pramono Harap Jadi Terobosan Penting dalam Proses Pembangunan

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengizinkan para siswa SMA 72 Jakarta untuk melakukan pembelajaran secara daring atau online untuk sementara.

Hal tersebut imbas insiden ledakan di sekolah tersebut pada Jumat (7/11/2025) sore. Korban yang terdampak tercatat sebanyak 96 orang.

"Ya memang hari ini dibutuhkan untuk daring. Dan Ibu Kepala Dinas telah memberikan laporan kepada saya, memang hari ini kita izinkan untuk daring," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (10/11/2025). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.