Pemilihan Sekda DKI Terkesan Diam-diam dan Tertutup, Gubernur Pramono: Yang Paling Penting, Pilih Orang Terbaik

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan alasan proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, terkesan dilakukan tertutup dan diam-diam.
Pramono mengungkapkan bahwa keputusannya meminimalisir publikasi selama proses seleksi Sekda, didasarkan pada keinginan untuk fokus memilih orang yang terbaik, tanpa menciptakan kegaduhan atau kehebohan di publik dan internal birokrasi.
"Sebenarnya proses itu berjalan. Jadi awalnya 10 orang menjadi 3 orang juga ada. Tetapi memang dalam hal ini begini, saya berkeinginan proses itu jangan terlalu heboh lah, yang paling penting memilih orang yang terbaik," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (2/12/2025).
Ia memastikan bahwa tahapan seleksi telah dilalui secara penuh. Prosesnya dimulai dari 10 nama, kemudian mengerucut menjadi 3 kandidat terbaik, hingga akhirnya Uus Kuswanto terpilih.
Pramono juga menjelaskan bahwa dalam pemilihan Sekda kali ini, pihaknya menggunakan kombinasi seleksi terbuka dan manajemen talenta.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kandidat yang terpilih benar-benar memiliki rekam jejak dan kapabilitas yang dibutuhkan birokrasi Ibu Kota.
"Proses itu dijalani secara penuh, ada manajemen talenta yang kami manfaatkan," tegasnya.
Politikus PDIP itu mengklaim, pengetahuannya yang mendalam mengenai aturan birokrasi sangat membantu dalam proses ini.
"Karena saya 10 tahun sebagai Sekretaris TPA (Tim Penilai Akhir) sehingga saya tahu bagaimana peraturan ini dijalankan," imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Pramono resmi melantik mantan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, sebagai Sekda DKI Jakarta menggantikan Marullah Matali.
Pelantikan dan Sumpah Janji yang berlangsung di Balairung, Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Senin (1/12/2025).
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 184/TPA Tahun 2025 yang ditandatangani pada 21 November 2025. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


