Tiang Monorel Mangkrak di Jalan Rasuna Said Dibongkar, Sutiyoso: Saya Lega Sekali, Sudah Puluhan Tahun Bikin Sakit

AKURAT JAKARTA - Mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso, mengaku lega setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) memutuskan membongkar tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Proyek yang telah terbengkalai selama lebih dari dua dekade itu dinilai merusak estetika kota dan selama bertahun-tahun menjadi beban psikologis bagi dirinya.
"Jujur saja hari ini hati saya lega sekali. Mudah-mudahan kalau saya lewat sini enggak sakit mata lagi," kata Sutiyoso saat menghadiri dimulainya pembongkaran tiang monorel bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Bonding Orang Tua dan Anak, Pilar Emosional bagi Kesehatan Mental Sejak Usia Dini
Ia mengungkapkan, monorel merupakan bagian dari perencanaan besar jaringan transportasi makro Jakarta yang ia rancang sejak 2003 bersama para pakar transportasi.
Namun, proyek tersebut terhenti dan akhirnya mangkrak setelah terjadi pergantian kebijakan di era kepemimpinan berikutnya.
"Sedih saja rasanya. Saya mulai itu, tapi akhirnya jadi besi tua seperti ini dan merusak estetika kota," ujarnya.
Ia menegaskan, terhadap proyek mangkrak tersebut hanya ada dua pilihan kebijakan, yakni dilanjutkan atau dibongkar.
Karena tidak memungkinkan untuk diteruskan, menurut Sutiyoso, pembongkaran merupakan keputusan paling realistis meski tidak mudah.
Baca Juga: Kombucha, Minuman Fermentasi Populer yang Dipercaya Baik untuk Kesehatan Tubuh
"Enggak enak memang, harus keluar biaya. Tapi kepastian harus ada. Pilihan yang paling tidak enak, tetapi harus dilakukan," tegasnya.
Sutiyoso pun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung yang dinilai berani mengambil keputusan atas persoalan lama yang tak kunjung terselesaikan.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Wakil Gubernur Jakarta, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memastikan proses pembongkaran berjalan tanpa hambatan hukum.
"Dengan adanya pendampingan Kejati dan KPK, ini berarti tidak ada masalah lagi. Saya minta media dan masyarakat mendukung penataan Rasuna Said ini," ucapnya.
Diketahui, sebanyak 109 tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga kawasan Grand Melia Hotel mulai dibongkar hari ini, Rabu (14/1/2026).
Proses pengerjaan dilakukan pada malam hari guna menghindari penutupan jalan dan meminimalkan gangguan lalu lintas di jalur utama ibu kota.
Pramono menargetkan seluruh proses pembongkaran dan penataan Jalan HR Rasuna Said rampung pada September 2026. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 3Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 4Prediksi Skor Hoffenheim vs Lyon di UEL, 23 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Hentikan Laju Les Gones?
- 5Prediksi Skor OFI Crete vs Bayer Leverkusen di UEL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Laju Die Werkself?
- 6Prediksi Skor Getafe vs Lugano di UECL, 22 Oktober 2026: Momentum Positif Tim Tamu Jadi Ancaman
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Celtic vs Celta Vigo di UEL, 23 Oktober 2026: Siapa yang Akhiri Tren Buruk di Eropa?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



