Kasus Siswi Loncat dari Lantai 4, Polres Jaksel Lakukan Trauma Healing

AKURAT JAKARTA - Peristiwa tragis meninggalnya siswi yang terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah di SDN 06 Petukangan Utara, Jakarta Selatan, memicu respons cepat berbagai pihak.
Bertindak sebagai penggerak utama dalam penanganan perkara ini, Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jaksel, langsung turun ke lapangan.
Bersama dengan lima anggota unit PPA, telah melakukan rapat koordinasi bersama pihak-pihak terkait dan stakeholder di SDN 06 Petukangan Utara Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2023).
"Koodinasi penanganan perkara trauma healing kepada murid dan guru," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro dalam keteranganya, Jumat (29/9/2023).
Dalam agenda itu dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, yakni Komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)
8. UPT PPPA (Unit Pelaksana Teknis Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak), Sudin Pendidikan Jaksel, Sudin PPAPP serta pihak sekolah.
Baca Juga: Kronologi Detik-detik Siswi SDN 06 Petukangan Utara Loncat dari Lantai 4 Meninggal Dunia
Hal ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peristiwa yang mengejutkan ini dan merumuskan langkah-langkah yang harus diambil selanjutnya.
Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi, terkait kasus tewasnya seorang siswa Sekolah Dasar usai diduga melompat dari lantai 4 sekolah.
Diketahui, SR (13) siswa kelas 6 SD di Petukangan Utara, Pesanggrahan Jakarta Selatan, tewas usai diduga melompat dari lantai 4 sekolah pada Selasa, (26/9/2023) siang.
Baca Juga: Umur 41 Tahun, Maman Abdurrahman Tetap Setia Bersama Persija Jakarta
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi.
Pihaknya menemukan bahwa korban, yang bernama SR, diduga melakukan loncatan dari lantai 4 sekolah dasar tersebut.
Adapun barang bukti berupa tempat duduk yang digunakan oleh korban untuk memanjat dan melompat telah ditemukan di lokasi kejadian.
"Jadi kami mendapatkan di TKP ada barang bukti berupa tempat duduk yang mana digunakan yang bersangkutan memanjat dan melompat," katanya kepada wartawan, Rabu (27/9/2023).
Selain itu, lanjut Bintoro, pihaknya juga memiliki rekaman CCTV yang terkait dengan kejadian tersebut.
"kami juga mendapatkan CCTV yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut,"ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





