Kasus Cacar Monyet di Jakarta Kembali Bertambah, Dinkes DKI Bagikan Cara Mencegahnya

AKURAT JAKARTA - Kasus positif cacar monyet atau monkeypox di Jakarta kembali bertambah. Per Senin (23/10/2023), Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut total ada 8 pasien monkeypox di ibukota.
Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama menyebut dari 8 orang tersebut, 1 sudah sembuh dan kasus aktif sebanyak 7 orang.
Dinkes DKI Jakarta pun membagikan cara mencegah sakit dan kematian karena cacar monyet atau monkeypox.
Baca Juga: Kasus Cacar Monyet di Jakarta Terus Bertambah, Heru Budi Perintahkan Ini
Dikutip dari laman Siloam Hospital, cacar monyet adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi virus langka dari hewan (zoonosis) atau sering kali secara global disebut dengan virus monkeypox.
Ngabila menjelaskan, monkeypox menular melalui droplet, kontak langsung, dan hubungan seksual.
"Monkeypox penularannya melalui droplet berupa dahak/bersin/ liur yang mengkontaminasi lingkungan atau tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh, dan kontak seksual," ujarnya dalam keterangannya dikutip, Selasa (24/10).
Baca Juga: Duh! Dinkes Ungkap Pasien Positif Cacar Monyet di Jakarta Bertambah 4 Orang, Total Jadi 7 Orang
Ia menambahkan, masa inkubasi dari virus monkeypox cukup panjang dari tertular sampai muncul gejala. Durasinya bisa 3 sampai 21 hari, dan paling sering 6 sampai 10 hari.
Kendati demikian, Ngabila mengimbau agar masyarakat tidak pabik dan tetap waspada.
"Masyarakat jangan panik, akan tetapi perlu waspada. Lakukan beberapa cara mencegah sakit dan mencegah kematian," ujar Ngabila.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 24 Oktober 2023
Dan berikut cara mencegah sakit dan mencegah kematian karena monkeypox ala Dinkes DKI Jakarta:
1. Jaga kebersihan diri dengan rajin memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terutama jika sedang sakit dan bertemu orang sakit.
2. Hindari kontak fisik dengan orang yang sedang sakit demam, bergejala kemerahan/jerawat /luka /lenting isi air di kulitnya.
3. Berhubungan seksual yang aman, bersih, sehat dengan menggunakan kondom.
Jangan berhubungan seksual jika pasangan sakit apalagi ada luka pada area kemaluan atau sedang mengalami infeksi menular seksual lainnya.
4. Hindari kontak wajah dengan wajah, mulut, kulit, dan barang sehari-hari yang dipakai penderita, seperti alat mandi, alat tidur, dan lain-lain.
5. Vaksinasi monkeypox sudah ada di Indonesia dengan jumlah terbatas dan diperuntukkan untuk kelompok berisiko tinggi.
Selain cara di atas, kata Ngabila, hindari komplikasi dan kematian dengan deteksi dini.
Lanjutnya, jika menemukan gejala monkeypox seperti demam, lenting isi air/luka pada kulit apalagi disertai gejala khas monkeypox, untuk segara datang kesehatan, baik Puskesmas maupun rumah sakit.
Adapun gejala khusus tersebut yaitu ada benjolan/pembesaran kelenjar getah bening di ketiak/ leher/selangkangan/ lipat paha, segera datang ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksan.
Ngabila pun mengimbau, untuk seseorang yang kontak erat dari kasus positif juga dilakukan pemeriksaan laboratorium segera untuk deteksi dan pengobatan dini. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





