Jakarta

Ini Strategi Pemprov DKI Atasi Keluhan Masyarakat dan Antrean Panjang Distribusi Pangan Murah

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 1 November 2023, 19:25 WIB
Ini Strategi Pemprov DKI Atasi Keluhan Masyarakat dan Antrean Panjang Distribusi Pangan Murah

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkap strategi dalam mengatasi keluhan masyarakat terkait distribusi pangan murah.

Salah satu yang dikeluhkan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yakni antrean panjang saat hendak membeli pangan murah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Ellyawati mengungkapkan, salah satu strateginya yakni menambah titik distribusi.

"Pada saat sekarang ini kita melakukan penambahan titik distribusi dari 193 menjadi 289," katanya kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).

Ia menambahkan, untuk mencegah antrean panjang, pemegang KJP Plus kini dapat membeli pangan murah secara online.

Baca Juga: Menyuguhkan Keindahan Alam Labuan Bajo, Begini Sinopsis Film Nona Manis Sayange Dibintangi Haico Van Der Veken

"Kemudian kita juga membuka secara online. Untuk masyarakat yang sudah bisa menggunakan online, silahkan saja," ujarnya.

"Dan ternyata ini (beli online) mengurangi, (antrean) turun," tambah Elly, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Elly menerangkan, terkait pembelian online ini masyarakat dapat membeli platform atau aplikasi yang sudah disediakan Pasar Jaya.

Sambungnya, aplikasi tersebut oun dirancang agar mudah digunakan oleh masyarakat atau user friendly.

"Jadi ada platform sendiri yang dibuat oleh Pasar Jaya. Saat sekarang ini disempurnakan Diskominfo untuk membuat masyarakat familiar," imbuh Elly.

Baca Juga: Daftar Restoran Cepat Saji Pro Israel di Indonesia yang Terkena Boikot, Lengkap dengan Jumlah Cabangnya

"Yang gampang lah pokoknya, dengan HP apapun bisa, itu sekarang disempurnakan. Web memang menggunakan Pasar Jaya selaku distributor," lanjutnya.

Dikatakan Elly, melalui aplikasi beli online tersebut, masyarakat dapat langsung membeli pangan murah sesuai keinginan sendiri.

"Nanti kita mendapatkan nomor antrean. Itu pun tergantung kita mau ngambilnya tanggal berapa, jam berapa, gerai dimana. Itu silahkan oleh masyarakat sendiri," tutur Elly.

Selain dengan menerapkan sistem online, lanjut Elly, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk mencairkan program KJP secara bertahap.

Baca Juga: Kupas Tuntas Tilang Uji Emisi, Mulai dari Jadwal, Besaran Denda, hingga Kendaraan yang Jadi Target Tilang

"Kalau dulu kan langsung bruk tuh, sekarang kita koordinasi. Misal minggu kedua SD, minggu selanjutnya SMP dan SMA. Ini salah satu upaya supaya tidak terjadi penumpukan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.