Jakarta

Klarifikasi Nestle Pure Life soal Produk Pro Israel: Kami Tidak Terlibat Konflik di Timur Tengah

Ainun Kusumaningrum | 6 November 2023, 16:21 WIB
Klarifikasi Nestle Pure Life soal Produk Pro Israel: Kami Tidak Terlibat Konflik di Timur Tengah

AKURAT JAKARTA - Boikot produk pro Israel ramai dikumandangkan di media sosial. Banyak produk makanan juga yang sudah familiar di Indonesia dituduh pro Israel.

Termasuk sejumlah produk minuman kemasan, yang salah satunya Nestle Pure Life. Atas informasi tersebut Nestle Pure Life membantah terkait dengan konflik di Timur Tengah.

"Segala bentuk pemberitaan mengenai Nestle Pure Life Indonesia dan keterlibatannya terhadap konflik di Timur Tengah adalah tidak benar," demikian klarifikasi yang diterima redaksi Akurat Jakarta, Senin (6/11).

Baca Juga: Piala Dunia U-17 Mulai Digelar Akhir Pekan Ini, Berikut Cara dan Rute ke Stadion JIS Naik KRL dan Transjakarta

Sebelumnya Akurat Jakarta memuat berita berjudul: 7 Produk Alternatif Lokal untuk Bela Palestina, Cara Lain Boikot Produk Pro Israel.

Di tubuh berita disebut, Nestle Pure Life salah satu produk yang diduga pro Israel.

Terkait hal itu, Nestle Pure Life Indonesia di bawah kepemilikan PT Akasha Wira International Tbk, membantahnya.

Baca Juga: Hadiri Silaturahmi Kader Golkar Jakarta Utara, Bang Zaki Berharap Dapil 2 dan 3 Dapat Kursi di DPRD dan DPR RI

Pihaknya justru menyatakan sangat prihatin dengan konflik yang terjadi di Timur Tengah. Pihaknya menyatakan rasa simpati yang mendalam kepada para korban yang terdampak.

Nestle Pure Life Indonesia disebut diproduksi oleh PT Akasha Wira International Tbk yang 100 persen karyawannya merupakan Warga Negara Indonesia.

"Kami memproduksi air mineral dengan
komitmen yang kuat terhadap masyarakat dan pasar Indonesia sesuai dengan Undang-Undang dan Ketentuan yang berlaku di Indonesia."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.