Jakarta

Berikut Ini Beberapa Fakta Menarik Pegasus Seiya, Tokoh Utama di Serial Saint Seiya

Muchammad Awan Wicaksono | 2 Februari 2024, 10:09 WIB
Berikut Ini Beberapa Fakta Menarik Pegasus Seiya, Tokoh Utama di Serial Saint Seiya

AKURAT JAKARTA - Siapa yang tak kenal dengan serial anime Saint Seiya?

Tentu hampir semua orang era 1990-an mengenal serial anime Saint Seiya.

Dalam serial anime tersebut terdapat karakter yang bernama Pegasus Seiya.

Pegasus Seiya merupakan tokoh utama dalam serial tersebut. Bahkan karakternya sudah mendunia.

Baca Juga: Awal Mula Manga Saint Seiya yang Populer dan Banyak Dikenang Hingga Kini

Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa fakta menarik dari Pegasus Seiya, simak ulasannya berikut ini.

Bukan Seiya

Ketika pertama kali dibuat untuk serial, Masami Kurumada ingin Ginga no Rin atau Galaxy Rin sebagai tokoh utamanya.

Akan tetapi, ketika dikembangkan lagi, akhirnya Masami mengganti nama tokohnya menjadi Seiya.

Inspirasi

Karakter Seiya diciptakan Masami Kurumada berdasarkan tokoh manga tinjunya di majalah Weekly Shonen Jump tahun 1977.

Baca Juga: MENCEKAM! Saat Saint Seiya Berubah Menjadi Saint Emas Ada Pasukan Mars yang Menyerang ke Bumi

Ring ni Kakero merupakan salah satu manga Shonen Jump yang paling laku pada masanya.

Tokoh yang menginspirasi ialah karakter utama, yakni Ryuji Takane.

Pengisi Suara

Ternyata ada dua orang yang menjadi pengisi suara dalam serial Saint Seiya.

Baca Juga: Dubhe Alpha Siegfried: God Warrior Tangguh dalam Series Manga Saint Seiya Arc Asgard

Pertama ada Tohru Furuya, seorang pengisi suara di seri Mobile Suit Gundam dan Masakazu Morita dari Ichigo Kurosaki, Bleach.

Ada Nama Lain

Seiya memiliki nama dalam versi di setiap negara di dunia, seperti Italia yang hanya disebut Pegasus.

Sementara dalam versi Perancis disebut Seiyar. Hingga kini belum diketahui alasannya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.