Jakarta

WADUH! Banjir Rob di Jakarta Utara Makin Parah, Pj Gubernur Heru Budi Sebut Permukaan Tanahnya Sudah Turun hingga 1 Meter, Bener Nggak Sih?

Sastra Yudha | 21 Maret 2024, 18:06 WIB
WADUH! Banjir Rob di Jakarta Utara Makin Parah, Pj Gubernur Heru Budi Sebut Permukaan Tanahnya Sudah Turun hingga 1 Meter, Bener Nggak Sih?

AKURAT JAKARTA - Banjir akibat air laut pasang atau banjir rob yang melanda wilayah pesisir Jakarta Utara, kondisinya semakin parah dan sulit dikendalikan.

Banjir rob yang parah tersebut terjadi, menurut Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, karena permukaan tanah di wilayah Jakarta Utara sudah turun hingga 1 meter.

Hal tersebut disampaikan Heru Budi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Administrasi Jakarta Utara, pada Kamis (21/3/2024).

“Kalau kita lihat khusus di Jakarta Utara, penurunan muka tanah bisa mencapai antara 70 sentimeter hingga satu meter,” katanya.

Baca Juga: Jamin Akses Pendidikan Bagi Semua Warga, Bang Zaki Dorong Pemprov DKI Jakarta Wujudkan Sekolah Gratis untuk Swasta

Karena itu, Heru Budi menekankan agar pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) segera diselesaikan.

Tanggal NCICD tersebut sangat diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya penurunan permukaan tanah yang lebih signifikan, sekaligus untuk mengendalikan banjir rob.

“Jadi, sudah tidak mungkin penanganan banjir dilakukan kalau tidak ada NCICD. Memang biayanya cukup besar, tapi kalau kita bersama-sama berkomitmen dengan Pemerintah Pusat, maka bisa dibangun,” jelas Heru Budi.

Dikatakan Heru Budi, permasalahan banjir rob dan penurunan permukaan tanah ini tidak hanya terjadi di Jakarta Utara saja.

Penurunan permukaan tanah juga berpotensi terjadi di wilayah pesisir utara Pulau Jawa. “Dari Jakarta sampai ke Semarang harus ada tanggul laut,” ungkapnya.

Karena itu, Pemerintah Pusat akan membangun tanggul nasional hingga ke wilayah Semarang, Jawa Tengah, yang juga kerap diterjang banjir rob.

Baca Juga: One Piece Pirate Warriors 4 Segera Hadirkan Silvers Rayleigh dan Monkey D. Garp, Game Petualangan Bajak Laut Topi Jerami Bakal Makin Seru Nih!

Untuk diketahui, pembangunan NCICD dibagi dalam tiga fase yakni fase A, fase B, dan fase C.

Saat ini, pembangunan tanggul di pesisir Jakarta Utara masih tersisa 20 kilometer lagi. Ditargetkan akan rampung pada tahun 2027.

“Pembangunan tanggul dengan rincian kurang lebih sembilan kilometer merupakan kewenangan pemerintah pusat yang ditargetkan selesai pada 2024," tambah Hendri, Plt Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

"Sedangkan sisanya yang sebelas kilometer lainnya merupakan kewenangan Pemprov DKI yang harus rampung pada 2027," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.