Jakarta

Jakarta Fair 2024 Berakhir, Total Transaksi Naik dari Tahun Lalu Capai Rp 7,5 Triliun

Yasmina Nuha | 15 Juli 2024, 14:53 WIB
Jakarta Fair 2024 Berakhir, Total Transaksi Naik dari Tahun Lalu Capai Rp 7,5 Triliun

AKURAT JAKARTA - Penyelenggaraan event Jakarta Fair Kemayoran 2024 akhirnya resmi ditutup melalui acara closing ceremony di panggung utama konser musik JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Joko Agus Setyono turut hadir dan menutup event tahunan tersebut yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-497 Kota Jakarta.

Joko mengapresiasi total nilai transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 bisa mencapai Rp 7,5 triliun dan total jumlah pengunjung mencapai 6,3 juta orang selama 33 hari penyelenggaraannya.

Baca Juga: Masih Muda dan Dikenal Pintar, Motif Penembakan Trump Oleh Matthew Crooks Masih Abu-abu

"Hari ini Jakarta Fair Kemayoran 2024 telah sampai di penghujung rangkaian acara. Saya turut senang dengan antusiasme masyarakat, sehingga acara ini berhasil mencapai transaksi lebih dari Rp 7,5 triliun," kata Joko.

Ia pun mengatakan bahwa angka transaksi Jakarta Fair tahun ini mengalami peningkatan dari tahun lalu di mana transaksinya sebesar Rp 7,3 triliun.

Ia pun mengapresiasi PT Jakarta Internasional Expo, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat Jakarta yang telah menyambut baik penyelenggaraan acara ini sehingga sukses sampai hari terakhir.

Baca Juga: Nih Daftar Lokasi Razia Polisi di Jakarta dan Kawasan Penyangga, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2024

"Selamat kepada seluruh tim JIExpo atas keberhasilan penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang berlangsung sejak 12 Juni hingga 14 Juli 2024," katanya.

Lebih lanjut, ia berharap acara ini tidak hanya sebagai perayaan HUT Kota Jakarta ke-497 tahun, tapi juga memacu kegiatan perekonomian Indonesia, serta mendorong pertumbuhan yang merata di semua sektor industri.

"Semoga di tahun-tahun berikutnya, Jakarta Fair Kemayoran terus menjadi acara yang menarik, selalu dinantikan, serta jadi ajang menunjukkan sejuta pesona Kota Jakarta," harapnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Kota Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi, bisnis, dan pemerintahan memiliki peranan penting terhadap perekonomian nasional dengan berkontribusi sebesar 17 persen.

"Jakarta tetap tumbuh kuat dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inflasi yang terjaga di tengah dinamika ekonomi global," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, Kota Jakarta kini bertransformasi menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

"Sinergi antara pemerintah, badan usaha dan elemen masyarakat lainnya membuat Jakarta terus berkembang menjadi kota megapolitan yang progresif," katanya.

Terakhir, ia mengatakan pembangunan Kota Jakarta ke depan akan diarahkan sebagai kota global yang kompetitif dengan keunikan dan keragaman budayanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y