Warganet Marah Besar Pasca Kunjungan Nahdliyin Ke Presiden Israel: Kok Masih Bisa Senyum?

AKURAT JAKARTA - Sowannnya 5 Nahdliyin ke Israel masih jadi perbincangan warga media sosial X.
Netizen secara gamblang mengutarakan kemarahannya atas sikap NU dalam menyikapi konflik Palestina Israel.
Semua berawal dari sebuah unggahan Instagram milik Zenmaarif alias Dr. Zainul Maarif yang kini telah di privasi.
Baca Juga: Imbas Kunjungan Nahdliyin Ke Israel, Warganet Plesetkan Logo PBNU Jadi 'Netanyahu United'
Dalam unggahannya ia beserta 4 Nahdliyin bernama Syukron Makmun, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania tampak tersenyum saat berfoto dengan Presiden Israel Isaac Herzog.
Dalam unggahannya Zenmaarif menuliskan pengalamannya berdiskusi dengan sang presiden.
"Itu bukan manusia" komen Netizen @Minang_cyber.
"Iblis bertopeng agama, pendukung genosida dan pro kehancuran Al-Aqsa" komen akun @markeshodshod.
"Kok bisa senyum dg pembunuh wanita anak anak palestina"tambah akun @sedekah_ge2272
Baca Juga: Lima Aktivis NU Pergi Bertemu Presiden Israel, Warganet Kecewa: Sama Pembunuh Bisa Dialog
Sebab kejadian itu, beberapa warganet mulai mengeluhkan organisasi tersebut.
"NU yang didirikan untuk kemaslahatan umat kini berbalik menyesatkan umat, sudah melenceng jauh dari visi misi NU yang sebenarnya, Paham liberalis sudah mengakar kuat di tubuh NU seperti penyakit kronis yang senantiasa sedikit demi sedikit menghacurkan NU dari dalam" komentar @enjie57
Adapun sebelumnya,Ketua Pengurus Besar NU, Savic Ali menyesalkan keberangkatan lima Nahdliyin tersebut.
Savic menegaskan jika keberangkatan lima Nahdliyin mereka dianggap sebagai tindakan dan sikap yang tak paham kebijakan NU.
"Keberangkatan mereka sulit diterima karena melukai perasaan warga Nahdliyin. Tidak semestinya warga NU berkunjung ke Israel. Ini tindakan tidak paham geopolitik dan perasaan warga NU" kata Savic dikutip dari laman NU Online.
Kendatin demikian, Savic sendiri sangat mengkhawatirkan jika sikap kelima Nahdliyin yang berangkat dapat merusak citra organisasi.
Pasalnya, baik PBNU dan Nahdliyin sangat mengecam agresi militer yang dilakukan Israel kepada Palestina.
Selebihnya Savic menyebut jika keberangkatan mereka bukan karena utusan organisasi
Melainkan kunjungan pribadi mereka yang tak bisa diterima.
Baca Juga: Masih Muda dan Dikenal Pintar, Motif Penembakan Trump Oleh Matthew Crooks Masih Abu-abu
"Kemungkinan kunjungan mereka atas nama pribadi. Kita tidak tahu tujuannya apa dan siapa yang mensponsorinya. Ini tindakan yang disesalkan" tambah Savic.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






