Heboh Dali Wassink Dikremasi Padahal Mualaf, Bagaimana Islam Memandang Hukum Tersebut?

AKURAT JAKARTA - Detik-detik Dali Wassink disemayamkan beredar di media sosial.
Pria yang akrab disapa Papa Dali ini dimakamkan dengan cara kremasi atas kemauan keluarga Dali dan atas persetujuan Jennifer Coppen.
Keputusan kremasi itu menimbulkan pertanyaan dari netizen +62.
Baca Juga: Haru, Dali Wassink Dikremasi, Netizen Heboh Soal Agama
Hal ini lantaran, Jennifer Coppen pernah klarifikasi ke publik bahwa Dali Wassink telah mengucapkan dua kalimat syahadat.
Dimana momen suci tersebut berlangsung satu bulan sebelum mereka mengikat janji pernikahan pada Oktober 2023.
Namun ini menjadi heboh setelah ayah dari Kamari disemayamkan dengan tidak sesuai dengan agama yang ia anut saat ini.
Baca Juga: Mewek, Jennifer Coppen Tulis Surat Cinta Untuk Dali Wassink Sehari Sebelum Ulang Tahun
Lantas, bagaimana hukum jasad yang di kremasi padahal dia Islam?
Menurut Buya Yahya, alam barzakh merupakan ilmu Allah atau Fiilmilah.
Dimana sebagai seorang manusia kita harus percaya dan juga sepantasnya tidak mencampuri urusan Allah.
"Alam dunia dibanding dengan alam Barzakh seperti alam rahim dengan alam dunia, alam barzakh lebih luas dari itu" kata Buya.
"Alam barzakh itu fiilmilah Ilmu Allah, ini urusan Allah bukan urusan Anda" lanjutnya lagi.
Kemudian Buya juga menjelaskan soal nikmat dan siksa kubur yang akan diterima jasad yang dikremasi.
Baca Juga: Rebecca Klopper Akhirnya Buka Suara Soal Sebut Pansos di Akun Orang: Aku Minta Maaf Aku Asbun
"Bagaimana orang mati dibakar, ini alam barzakh. Allah akan membawanya ke alam barzakh Allah akan kembalikan semuanya itu. Kemudian akan diberi nikmat, kemudian akan diberi siksa jika ahli maksiat. Ruh dan jasadnya akan merasakan siksa," lanjut Buya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






