Disdik DKI Sebut Sekolah Swasta Gratis Tidak untuk Sekolah Bukan Penerima Dana BOS

AKURAT JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Budi Awaludin menanggapi terkait kriteria rencana sekolah swasta gratis di Jakarta.
Budi menjelaskan bahwa salah satu kriteria sekolah swasta gratis tersebut yaitu tidak diperuntukkan untuk sekolah yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Iya, dari sekolah ada grade 4-5 itu yang tidak menerima dana BOS, itu ada sekitar 405. Jadi mereka memang sudah mandiri ya, jadi tidak menerima dana BOS dari pemerintah pusat," ujar Budi di Gedung PKK Melati Jaya, Senin (5/8/2024).
Baca Juga: Usai 15 Tahun Berkuasa, PM Sheikh Hasina Pilih Kabur dari Bangladesh Untuk Cari Tempat Aman
Ia mengatakan, untuk sekolah swasta grade 4-5 seperti sekolah Al-Azhar maupun sekolah swasta mapan lainnya tidak termasuk dalam rencana sekolah swasta gratis.
"Iya, kalau misalkan Al-Azhar, ya tentu ini kan grade-nya 4-5 ya, jadi mereka yang memang swasta yang sudah mungkin seperti itu, kita tidak akan masukkan," katanya.
Terkait jumlah sekolah swasta gratis, ia mengatakan terdapat ribuan sekolah swasta yang termasuk rencana sekolah swasta gratis. Namun, pihaknya akan terus memastikan data tersebut.
Baca Juga: Pria di Makassar Tega Lempar Bayi ke Udara, Pelaku Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Selain itu, ia mengatakan bahwa pihaknya masih mengkaji naskah akademik dari rencana sekolah swasta gratis ini dan meminta rekomendasi ke DPRD dan Kemendikbud.
"Iya, kita masih dalam tahap kajian, dan nanti akan masih dalam tahap kajian naskah akademik. Setelah itu fix, baru nanti kita sosialisasikan, baik ke DPRD dan juga mungkin Kemendikbud," tuturnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono menegaskan syarat sekolah swasta dapat masuk ke dalam program sekolah swasta gratis harus merupakan sekolah yang tidak mapan alias kurang mampu.
Baca Juga: Benarkah Naik Mikrotrans JakLingko Kini Harus Bayar? Begini Jawaban Resmi dari Dishub DKI Jakarta
"Ini sedang kita bahas, tentunya tidak sekolah swasta yang mapan, kita akan mengendalikan masyarakat kurang mampu untuk mereka mendapatkan sekolah gratis," kata Heru di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Jumatait (2/7/2024).
Saat ini, ia mengatakan pihaknya pun tengah mendata bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk meminta rekomendasi ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait sekolah swasta gratis ini.
"Nah yang swasta ini sedang kita data dengan dinas pendidikan, kita minta rekomendasi dari kementerian pendidikan mana yang kita berikan gratis," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




