Siap-siap! Dinkes DKI Akan Sebar Nyamuk Wolbachia di Jakarta September Ini, Dimulai dari Kembangan Utara

AKURAT JAKARTA - Dalam rangka menekan kasus DBD, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan menyebar nyamuk berbakteri wolbachia di wilayah Jakarta yang dimulai pada bulan September ini.
"Insya'Allah September ini kita sedang menyiapkan untuk mulai rilis nyamuk aedes ber-wolbachia, yang sebagai bentuk implentasi program Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, Selasa (3/9/2024).
Ani mengatakan, pihaknya akan mulai penyebarannya di 5 wilayah Jakarta dengan penyebaran awal akan dimulai di daerah Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Baca Juga: Paslon Maesyal-Intan Bakal Bikin Hutan Mangrove Baru di 5 Titik untuk Serap Karbon
Lebih lanjut, ia mengatakan secara bertahap pihaknya akan menyelesaikan terlebih dahulu di kecamatan Kembangan, lalu kemudian kecamatan lain di Jakarta Barat.
"Jadi kita selesaikan Jakarta Barat. Akan ada evaluasi jangka panjang seperti apa. Kita rencana tuntas 60 minggu se-Jakarta Barat, tuntas dirilis," ujar Ani.
Dengan ini, Ani berharap kasus DBD di Jakarta bisa menurun hingga 77 persen dan rawat inap pasien menurun 86 persen. Mengingat, angka serupa berhasil diraih oleh DI Yogyakarta usai menyebar nyamuk wolbachia.
Baca Juga: Berlabel Informasi Nilai Gizi, Pemprov DKI Bagikan 650 Paket Makan Bergizi Gratis di SDN Gunung 01
"Ini adalah hasil capaian di Yogya saat diimplementasikan Aedes berwolbachia. Sejak 2011 sebenarnya sudah diimplementasikan," tuturnya.
Ia berharap, pihaknya akan sampai ke angka penurunan tersebut namun tahap awal dipastikan keberadaan nyamuk Aedes berwolbachia di lingkungan berjumlah 60 persen dari populasi nyamuk yang ada.
"Itu target awal. Kalau itu sudah tercapai, perkiraan 2-2,5 tahun, mungkin nanti pegaruhnya ke penurunan kasus dan kesakitan terhadap DBD bisa terlihat. Jadi nggak langsung hari ini dilepas, besok kelihatan," jelasnya.
Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Saat Kunjungan Paus Fransiskus ke Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal
Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menargetkan penyebaran nyamuk berwolbachia dilaksanakan di lima kota, yaitu Semarang, Kupang, Bontang, Bandung, dan Jakarta Barat.
Penetapan kelima wilayah tersebut mempertimbangkan kesiapan stakeholder dan masyarakat setempat.
Adapun Semarang menjadi kota pertama yang melakukan penyebaran nyamuk berwolbachia, diikuti Kota Bontang dan Kota Kupang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


