Jakarta

Heru Budi Sebut Pembangunan Kembali Rumah Korban Kebakaran di Manggarai Tanggungjawab PT KAI, Tapi Malah Kurang Respon Saat Diajak Komunikasi

Yasmina Nuha | 9 September 2024, 17:56 WIB
Heru Budi Sebut Pembangunan Kembali Rumah Korban Kebakaran di Manggarai Tanggungjawab PT KAI, Tapi Malah Kurang Respon Saat Diajak Komunikasi

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengatakan bahwa pembangunan kembali rumah korban terdampak kebakaran di Manggarai, Jakarta Selatan, merupakan tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Hal ini disampaikan Heru Budi usai meninjau lokasi pengungsian korban kebakaran Manggarai di Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Senin (9/9/2024).

"Tanya dengan PT Kereta Api (KAI), karena tanah mereka. Kami Pemda DKI namanya warga kena musibah, kami berikan tempat tinggal sementara," ujar Heru.

Baca Juga: Setelah Hari Ini Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di SMP, Pemprov DKI Agendakan untuk Tingkat SMA pada Pekan Depan

Selain itu, pihaknya pun sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan pihak PT KAI dengan melakukan pemanggilan rapat oleh Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin sebanyak 3 kali. Namun, pihak PT KAI belum ada respon.

"Saya sudah fasilitasi, tapi kayaknya PT KAI kurang respon, ya sudah. Sebutin saja, PT KAI kurang respon gitu," tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah memberikan bantuan kepada para korban kebakaran sesuai dengan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki oleh Pemda DKI.

Lebih lanjut, ia pun meminta kepada pihak PT KAI untuk lebih jelas dalam mengatasi lahan para korban kebakaran ini, termasuk dalam biaya penyewaan Rusun Pasar Rumput.

"Pertama kedepan bagaimana lahannya. Kedua, waktu itu kan minta bisa meringankan sama-sama untuk sewa oleh Pak Wali Kota. Akhirnya ditampung oleh Dirut Pasar Jaya untuk sewanya," tuturnya.

Diketahui, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan bahwa terdapat 450 korban yang mengungsi di Rusun Pasar Rumput.

Baca Juga: Kemenag Bantah Tudingan Pansus Haji DPR: Tidak Ada Jemaah Reguler Nol Tahun Berangkat, Soal Haji Khusus Ini Penjelasannya

Heru pun mengatakan, dari 450 korban tersebut akan diberikan kebijakan dari Wali Kota Jakarta Selatan untuk sementara waktu tinggal di rusun tersebut bagi yang belum mengambil rumahnya.

"Mungkin akan ada kebijakan dari pak wali kota sementara waktu mereka belum mengambil rumahnya, akan diberi waktu 2-3 bulan untuk mereka bisa kembali ke tempatnya," kata Heru.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, dalam 3 bulan ini para pengungsi dapat tinggal sementara di Rusun Pasar Rumput dengan gratis. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.