Penyebaran Nyamuk Wolbachia Bakal Digelar di Jakbar, DPRD DKI Minta Dinkes DKI Lakukan Sosialisasi

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Sementara DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI menggencarkan sosialisasi tentang teknologi nyamuk Aedes Aegypti Wolbachia kepada warga Jakarta dalam sepekan ini.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP itu mengatakan, sosialisasi diperlukan agar warga Jakarta mengetahui dampak positif program uji coba oleh Pemprov DKI pada 27 September 2024, di wilayah Kembangan Utara, Jakarta Barat.
“Penting sosialisasi, supaya tidak menimbulkan huru hara. Warga harus tahu teknologi ini, agar tidak ada kekhawatiran,” ujar Jhonny dalam keterangannya, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: Prediksi Skor PSM Makassar vs PSIS Semarang: Laga Seru di BRI Liga 1 2024/2025
Menurutnya, warga harus teredukasi tentang program yang direncanakan terbukti dapat menurunkan kasus demam berdarah dengue (DBD), Chikungunya, dan Zika.
“Sosialisasi bisa dilakukan oleh perwakilan masyarakat yang melibatkan RW, Puskesmas, petugas Posyandu, Dasawisma untuk menjelaskan. Sepekan ini harus masif sosialisasinya,” tutur Jhonny.
Terakhir, ia pun berharap penggunaan teknologi nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia bisa menjadi solusi penanganan penyakit DBD yang hingga saat ini belum tuntas.
“Apalagi, persoalan tentang DBD belum selesai sampai saat ini. Kalau ada satu teknologi baru yang bisa menuntaskan itu, kita pasti sangat mendukung,” ungkap Jhonny.
Sebelumnya, Dalam rangka menekan kasus DBD, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan menyebar nyamuk berbakteri wolbachia di wilayah Jakarta yang dimulai pada bulan September ini.
"Insya'Allah September ini kita sedang menyiapkan untuk mulai rilis nyamuk aedes ber-wolbachia, yang sebagai bentuk implentasi program Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, Selasa (3/9/2024).
Baca Juga: Lolos Seleksi Administrasi, Simak Panduan Mencetak Kartu Ujian CPNS 2024
Ani mengatakan, pihaknya akan mulai penyebarannya di 5 wilayah Jakarta dengan penyebaran awal akan dimulai di daerah Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Lebih lanjut, ia mengatakan secara bertahap pihaknya akan menyelesaikan terlebih dahulu di kecamatan Kembangan, lalu kemudian kecamatan lain di Jakarta Barat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





