Saat Ini Baru Ada 3, Trotoar Complete Street Bakal Diperbanyak di Jakarta, Konsepnya Seperti Apa? Ini Penjelasan Pj Gubernur Teguh Setyabudi

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, meninjau pembangunan trotoar berkonsep Complete Street di kawasan Pancoran, Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (30/12/2024).
Teguh didampingi Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Heru Suwondo, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Bayu Meghantara, Kadis Perhubungan Syafrin Liputo, serta Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.
Teguh mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus berkomitmen menyediakan fasilitas umum yang ramah bagi pejalan kaki.
Baca Juga: Pj Gubernur DKI Tegaskan Status JKN Harvey Moeis dan Sandra Dewi Seharusnya Masuk Segmen Mandiri, Bukan Termasuk Penerima Bantuan Iuran atau PBI
Ia menjelaskan, dirinya bersama jajaran melakukan kunjungan tersebut dalam rangka mengevaluasi kualitas penataan trotoar dan prasarana jaringan utilitas yang telah selesai dibangun.
"Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas di kawasan bisnis, perkantoran, komersial, dan fasilitas publik, sekaligus menciptakan ruang inklusif yang dapat diakses semua pengguna jalan," ujar Teguh kepada wartawan.
Ia berharap, trotoar Complete Street ini dapat diterapkan di lebih banyak titik wilayah Jakarta untuk mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang layak huni dan berkelanjutan.
"Kami berharap pembangunan seperti ini terus ditingkatkan. Dengan kolaborasi yang lebih baik agar dapat memfasilitasi kebutuhan semua pihak," tuturnya.
Sementara Kadis Bina Marga, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa konsep trotoar Complete Street bertujuan menciptakan jalan yang aman, nyaman, dan dapat diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
Baca Juga: Simulasi Kredit Mobil Bekas Chevrolet Trailblazer 2017 Pakai BCA Finance di Penghujung Tahun 2024, Berapa Angsurannya?
"Trotoar ini tidak hanya mendukung mobilitas pejalan kaki, tetapi juga terintegrasi dengan transportasi umum massal, seperti LRT Jabodebek, Transjakarta, dan KRL," ungkapnya.
Heru menambahkan, beberapa lokasi strategis yang telah selesai dibangun trotoar Complete Street yaitu:
1. Jalan H.R. Rasuna Said (sisi barat), Jakarta Selatan:
- Panjang: 4.800 meter.
- Dilengkapi 160 tiang penerangan jalan umum (PJU).
- Mendukung konektivitas kawasan bisnis, perkantoran, dan komersial di sekitarnya.
2. Jalan M.T. Haryono (sisi utara), Jakarta Selatan dan Jakarta Timur:
- Panjang: ±5.400 meter.
- Dilengkapi jaringan utilitas terpadu, manhole, dan pipa penghubung 2.721,8 meter.
- Terintegrasi dengan Taman Tebet Ecopark dan transportasi publik.
3. Jalan Raya Duri Kosambi, Jakarta Barat:
- Panjang: ±1.500 meter.
- Mendukung konektivitas kawasan komersial dan transportasi publik di sekitarnya.
Baca Juga: Luncurkan 5 Ton Beras Resik, Pj Gubernur Teguh Setyabudi Pastikan Tidak Akan Terkena PPN 12 Persen
Adapun, penanaman pohon di sekitar trotoar Complete Street sekaligus jalur pedestrian ini memberikan manfaat ekologis dan sosial, seperti:
1. Reduksi polutan udara: Pohon menyerap polutan kendaraan bermotor.
2. Mitigasi suhu perkotaan: Peneduhan pohon mengurangi efek urban heat island.
3. Peningkatan kenyamanan: Trotoar menjadi lebih nyaman bagi pejalan kaki.
4. Estetika kota: Pohon menambah keindahan visual dan meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat.
Kemudian, jenis tanaman yang ditanam di jalur pedestrian ini meliputi: Bugenvil sebanyak 14.720 polybag, Pretty Pink sebanyak 67.638 polybag, Palem Kol sebanyak 331 polybag, dan Aralia Kuning sebanyak 4.712 polybag.
"Dengan berbagai upaya ini, Pemprov DKI Jakarta berharap fasilitas umum yang ramah, nyaman, dan berkelanjutan dapat mendorong masyarakat lebih aktif berjalan kaki, sekaligus menciptakan kota yang lebih sehat dan inklusif," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







