Politisi Golkar Tegaskan Pemprov Jakarta, Pemerintah Pusat dan Daerah Penyangga Harus Sinergi Atasi Banjir

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, Alia Noorayu Laksono masalah banjir di DKI Jakarta.
Saat ini drainase tua yang tak terintegrasi gagal menampung hujan deras, ditambah alih fungsi lahan hijau ke permukiman dan komersial memperparah minimnya resapan air.
Menurut Alia, penanganan banjir Jakarta butuh sinergi Pemprov, pemerintah pusat, dan daerah penyangga.
Baca Juga: Lolos Seleksi, Ini Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup CPNS 2024 yang Benar, Berikut Jadwalnya
“Seperti normalisasi atau naturalisasi sungai terhambat pembebasan lahan dan penolakan warga,” kata Alia dalam keterangannya belum lama ini.
Alia menekankan pentingnya optimalisasi drainase, revitalisasi sungai, perluasan resapan air, dan kolaborasi dengan wilayah hulu untuk atasi banjir.
“Optimalisasi drainase, revitalisasi sungai, perluasan resapan air, dan kolaborasi dengan wilayah penyangga,” katanya.
Baca Juga: Toyota Luncurkan All New Innova Reborn 2025: Desain Gahar, Mesin Handal, dan Harga Terjangkau!
Semnatar itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengatakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Desember 2024 efektif mengurangi banjir akibat tingginya intensitas curah hujan di daerah itu.
Kepala Pusat Data Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan mengatakan, selama Desember 2024, tidak ada banjir atau genangan yang disebabkan turunnya hujan dengan intensitas lebat di Jakarta.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya telah melakukan OMC sebanyak tiga tahap selama Desember 2024 yakni pertama, pada 7 hingga 9 Desember, kedua pada 12 hingga 15 Desember dan ketiga pada 24 hingga 31 Desember.
Yohan juga menyebutkan, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 13 tahun 2021 tentang Kontingensi Bencana, terdapat 25 kelurahan rawan banjir di Jakarta.
Namun, selama Desember 2024, tidak ada satu pun dari 25 kelurahan tersebut yang banjir, kata Yohan.
Yohan mengakui, satu kelurahan yakni di Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara sempat banjir pada Desember 2024.
Namun, banjir yang terjadi disebabkan oleh rob bukan hujan lebat yang turun di akhir 2024. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




