Jakarta

Tegaskan HET Gas LPG 3 Kg Rp 16.000, Pj Gubernur Teguh Janji Bakal Tambah Stok di Jakarta

Yasmina Nuha | 7 Februari 2025, 16:35 WIB
Tegaskan HET Gas LPG 3 Kg Rp 16.000, Pj Gubernur Teguh Janji Bakal Tambah Stok di Jakarta

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, berjanji akan menambah stok gas LPG 3 kg di Jakarta.

Hal ini disampaikannya Teguh saat meninjau pangkalan gas LPG kg di Jalan Kerja Bhakti, Nomor 16 RT 05/09, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (7/2/2025).

Dalam kunjungannya, ia didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Jakarta, Suharini Eliawati, Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, Hari Nugroho.

Baca Juga: Profil Bulan Sutena yang Lagi Viral Gegara Video Syur Mirip Dirinya Berdurasi 1 Menit 14 Detik Beredar di Medsos

Teguh mengatakan, fenomena panic buying yang terjadi akhir-akhir ini, lantaran kekhawatiran warga terhadap kelangkaan gas LPG 3 kg. Hal itu membuat stok gas di pangkalan menjadi berkurang.

"Memang sempat terjadi antrian pada Senin dan Selasa kemarin, namun tidak banyak. Penyebabnya, karena khawatiran warga sehingga membeli lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan sehari-hari," ujar Teguh.

Oleh karena itu, lanjut Teguh, Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menambah kebutuhan gas LPG 3 kg pada 2025.

"Patokannya kebutuhan pada 2024, kemudian yang disetujui oleh Dirjen Migas itu lebih rendah lima persen dari yang kita ajukan. Nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut," imbuhnya.

Ia menjelaskan, untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 4 Tahun 2015 di tingkat pangkalan sebesar Rp 16.000 per tabung.

Sedangkan untuk wilayah Kepulauan Seribu adalah Rp 18.500 dan Rp 19.500 per tabung isi 3 kg.

"Kalau di Kramat Jati yang barusan kita lihat HET-nya Rp16.000 dijual Rp16.000 juga, tetapi kami pantau di beberapa wilayah memang ada yang jual sampai Rp19.000," tuturnya.

Baca Juga: Netizen Kembali Soroti Aksi Weni Usai Dipecat Imbas Hina Honorer: Bukannya Kapok, Malah Lanjut Part 2

Kemudian, Teguh telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memantau secara berkala di pangkalan-pangkalan resmi LPG.

"Sekaligus memastikan wilayah yang terjadi kekosongan stok gas. Hal ini dilakukan agar kebutuhan gas bagi warga dapat terdistribusi dengan baik," tukasnya.

Sementara itu, Plt. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan diskusi ulang dengan pemerintah pusat terhadap kuota gas yang ada di DKI Jakarta.

"Kami akan terus melakukan pengawasan di lapangan. Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tertera itu sudah sangat transparan, yaitu Rp16.000," katanya.

Dengan itu, ia pun meminta agar masyarakat tidak ikut panik terhadap kelangkaan gas LPG 3 kg karena dipastikan stoknya masih aman.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester United vs Leicester City di FA Cup, 8 Februari 2025: Duel Tim Terluka

"Oleh karena itu, kami meminta kepada seluruh warga masyarakat agar tidak panik dan membeli gas sesuai kebutuhan, karena kuota gas LPG 3 kg akan kami usahakan cukup untuk warga," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.