Tiga Hari Lagi Lepas Jabatan, Begini Kesan Teguh Setyabudi 4 Bulan Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, akan segera mengakhiri masa jabatannya pada Kamis, 20 Februari 2025 atau tiga hari lagi.
Teguh dilantik menjadi Pj Gubernur Jakarta pada 18 Oktober 2024 lalu. Artinya, Teguh menduduki kursi Pj Gubernur Jakarta selama 4 bulan.
Mulai 20 Februari 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan dijabat oleh Pramono Anung dan Rano Karno. Keduanya akan dilantik oleh Presiden Prabowo.
Lalu, bagaimana kesan Teguh Setyabudi selama empat bulan menjadi Pj Gubernur Jakarta?
"Kalau saya sih jadi orang itu hidup mengalir lah, mensyukuri apa yang sudah ada, gitu. Jalani apa yang ada," ujar Teguh di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025).
"Termasuk juga menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta adalah sesuatu yang sangat tidak saya sangka-sangka," lanjutnya.
Ia menjelaskan, sedikitpun dirinya tidak pernah mendekati seseorang, apakah petinggi, DPR RI atau sebagainya untuk menjadi Pj Gubernur Jakarta. Dirinya tidak tahu mengapa ia jadi sekarang dan mengalir saja.
Pada waktu pertama kali nama dirinya muncul, lanjut Teguh, usai sidang DPRD, dirinya posisi sedang di Sumedang, jadi dirinya sangat tidak mengetahuinya.
"Tapi begitu nama saya muncul mau gak mau saya sebagai manusia harus prepare, pak Menteri pun notice saya pak Teguh namanya sudah muncul, tolong siapkan jangan sampai kalau jadi nanti malu-maluin," ujarnya.
Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa dirinya berusaha untuk pelajari hal-hal yang terkait dengan Jakarta. Bahkan, walaupun tidak jadi Pj Gubernur DKI, itu sudah jadi ilmu dan wawasan untuknya.
"Dan sungguh saya juga membedah beberapa hal tentang DKI, sehingga saya jalani saja, mengalir saja, saya profesional saja. Dan saya bertemu jajaran saya juga easy going saja," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan dirinya juga mrnjali komunikasi dengan semua jajaran Pemprov Jakarta, baik Sekda, asisten, jajaran Pratama, walikota, Bupati, Forkopimda, Pangdam, Kejati dan lainnya.
"Kemudian juga dengan seluruh pastinya adalah dprd, dari pimpinan, wakil ketua, fraksi, komisi, semua baik," imbuhnya.
Terakhir, ia pun menjelaskan ke mana arah tujuannnya usai jabatannya berakhir. Di mana dirinya bisa kembali ke Dirut Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) atau jabatan lainnya.
"Temasuk sekarang ini pak Teguh apakah akan kembali ke Dukcapil? Sebagai PNS, saya loyal. Kalau saya kembali ke dukcapil, karena definitif ya memang di situ. Tapi kalau ada penugasan lain, saya siap. Enjoy aja pak enjoy," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



