Antisipasi Curah Hujan Tinggi pada 11-20 Maret, Pemprov DKI Akan Gelar Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC Lagi

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada pekan ini.
Pram, sapaan akrabnya, menyebut bahwa kegiatan OMC ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi intensitas curah hujan tinggi di Jakarta yang diprediksi mulai 11-12 Maret 2025.
Di mana sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa Jakarta akan mengalami cuaca curah hujan tinggi pada 11-20 Maret 2025.
"Dan kalau memang betul tanggal 11-12 Maret ini intensitasnya tinggi, maka boleh dilakukan sejak minggu besok dan itu harus dilakukan. Dan saya sudah memerintahkan untuk dilakukan," ujar Pram di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2025).
Lebih lanjut, Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan, memang anggaran untuk OMC ini dimiliki oleh pihak Pemprov DKI Jakarta maupun
Namun, yang terpenting, ia berharap melalui kegiatan OMC ini, prediksi intensitas curah hujan tinggi yang terjadi nanti dapat dicegah dan berkurang.
"Jadi modifikasi cuaca pemerintah Jakarta punya anggaran dan BMKG juga punya anggaran tetapi yang paling penting untuk kegiatan pencegahan," tuturnya.
Sebagai informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sukses melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada periode 14-21 Februari 2025.
Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), OMC mampu mengurangi curah hujan sebesar 40-60 persen.
"Dampak positif dari upaya ini terlihat dari kondisi cuaca di DKI Jakarta yang hanya mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sepanjang periode pelaksanaan OMC, tidak terpantau adanya kejadian banjir di wilayah DKI Jakarta," ujar Budi.
Sementara Juru Bicara Pelaksanaan Kegiatan OMC Tahun 2025, Michael Sitanggang, menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC DKI Jakarta bertujuan memitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya dalam mengurangi risiko banjir akibat curah hujan ekstrem.
"Dengan hasil yang telah dicapai, program OMC ini dapat dikatakan berhasil dalam menekan potensi bencana. Selain itu, dapat menjaga stabilitas lingkungan perkotaan dari dampak cuaca ekstrem," ujar Michael. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






