Program Sarapan Gratis Tidak Jadi Dibatalkan, Pramono Bakal Bahas Lebih Lanjut dengan Kepala BGN

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa wacana program Sarapan Gratis yang dicanangkan oleh pihaknya ternyata diperbolehkan oleh pemerintah pusat.
Pram, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa dirinya akan berkomunikasi lebih lanjut dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana terkait hal ini.
"Jadi saya akan minta waktu secara khusus kepada Bapak Badan Gizi, Prof. Dadan. Karena memang ketika retret kan waktu itu tidak diperbolehkan," ujar Pram di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/3/2025).
Sebelumnya, Pram mengatakan bahwa pihak Pemprov DKI Jakarta tidak diperbolehkan oleh pemerintah pusat membuat program serupa Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga, program Sarapan Gratis tidak jadi dilaksanakan.
Namun, ia pun mengungkapkan, usai dirinya menelusuri lebih lanjut, ternyata untuk Jakarta diperbolehkan untuk membuat program ini.
Dengan itu, dirinya pun bakal meminta waktu kepada Kepala BGN, Dadan Hindayana untuk membahas lebih lanjut terkait nasib pelaksanaan Sarapan Gratis ini.
Baca Juga: Dapatkan Tiket Kereta Mudik Rp 10 Ribu, Berikut Daftar Tarif KA Ekonomi Antar Kota Jarak Jauh
"Tapi saya juga sudah membaca bahwa untuk Jakarta diperbolehkan. Untuk itu saya dalam waktu dekat akan meminta waktu kepada beliau supaya nggak salah," tuturnya.
Ia berharap, melalui pembahasan nanti, dirinya dapat mempersiapkan dengan baik program Sarapan Gratis ini jika jadi dijalankan.
"Karena apapun sebagai gubernur saya ingin segala sesuatunya itu proper, segala sesuatunya itu transparan dan terbuka," pungkasnya.
Baca Juga: Pendaftaran Sudah Dibuka! Mudik Motor Gratis 7.424 Unit, Cek Lokasi Tujuan di Sini
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa wacana progam Sarapan Gratis yang telah dicanangkannya harus batal dilaksanakan.
Politikus PDIP itu menjelaskan, saat Retret di Magelang lalu, dirinya mendapat arahan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana agar pemerintah daerah tidak membuat program serupa Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Jadi pada waktu retret di Magelang, Kepala Badan Gizi menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak diizinkan untuk melakukan kegiatan yang hampir sama, yaitu kegiatan makan bergizi gratis," ujar Pram, sapaan akrabnya, di Jakarta, Sabtu (8/3/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor RC Lens vs Sporting CP di UCL, 13 Oktober 2026: Rekor Kandang Les Sang et Or Diuji The Lions
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di UCL, 13 Oktober 2026: Mampukah Rekor Kandang Tuan Rumah Menjadi Pembeda?
- 8Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



