Jakarta

Warga Protes RDF Plant Rorotan Timbulkan Bau Tidak Sedap, Gubernur Pramono Minta Maaf dan Bertanggung Jawab untuk Biaya Kesehatannya

Yasmina Nuha | 20 Maret 2025, 15:09 WIB
Warga Protes RDF Plant Rorotan Timbulkan Bau Tidak Sedap, Gubernur Pramono Minta Maaf dan Bertanggung Jawab untuk Biaya Kesehatannya

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta maaf kepada para warga sekitar Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, atas bau tidak sedap yang dirasakan mereka.

Hal itu disampaikannya usai meninjau fasilitas RDF Rorotan di Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (20/3/2025), sekaligus menemui 10 warga sekitar yang terdampak.

Pram, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan berkomitmen penuh dalam menindaklanjuti keluhan warga, termasuk menanggung biaya kesehatan bagi mereka yang terdampak.

Baca Juga: Momen Unik Gubernur DKI Pramono Tiru Gaya Jokowi: Undang 3 Siswa Penerima KJP Plus ke Balai Kota, Kasih Pertanyaan Lalu Diberi Hadiah Sepeda

"Siapapun, baik anak-anak maupun dewasa, yang kesehatannya terganggu akibat kesalahan kemarin, pemerintah bertanggung jawab. Saya meminta maaf untuk itu," kata Pramono.

Ia juga menjelaskan bahwa permasalahan RDF Rorotan berakar dari penggunaan sampah lama yang telah menumpuk lebih dari sebulan dalam proses commissioning. Padahal, idealnya sampah harus diolah dalam waktu maksimal tiga hari agar tetap segar.

Untuk mengatasi masalah ini, Pram menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto untuk segera melakukan perbaikan.

Baca Juga: Rusunawa Jagakarsa Selesai Dibangun oleh Pemprov DKI, Berikut Fasilitas dan Syarat Pendaftaran Calon Penghuninya!

"Sehingga inilah yang kemudian menimbulkan bakteri, bau, cerobong asap hitam, dan sebagainya. Maka saya sudah menginstruksikan kepada Kepala Dinas LH dan jajaran terkait untuk memperbaiki," terangnya.

Politikus PDIP itu menjelaskan, llangkah-langkah yang akan diambil meliputi pemasangan deodorizer untuk menghilangkan bau, penambahan filter pada cerobong asap, serta penggunaan truk sampah tertutup guna mencegah air lindi tercecer di jalan.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan memasang alat pemantau kualitas udara di sekitar RDF Rorotan guna memastikan dampak lingkungan tetap terkendali.

Baca Juga: Bingung Sore Ini Nobar Dimana? Kantor Golkar DKI Jakarta Gela Ngabuburit Nobar Timnas Indonesia Vs Australia

"Dan tadi dengan warga, kami sepakat bahwa di sekitar 4-5 kilo dari tempat ini dipasang pemantau kesehatan udara, kualitasnya," tuturnya.

"Tentunya kita bisa membandingkan kualitas udara yang karena dampak dari RDF ini atau kualitas udara yang memang karena asap mobil, motor, dan sebagainya," imbuhnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pram menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan di RDF Rorotan dan menjaga kesehatan serta kenyamanan warga sekitar. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y