Jakarta

Jumlah Pemudik Tahun Ini Alami Penurunan, Rano Karno: Mungkin Saja Karna Ekonomi

Yasmina Nuha | 3 April 2025, 09:15 WIB
Jumlah Pemudik Tahun Ini Alami Penurunan, Rano Karno: Mungkin Saja Karna Ekonomi

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menanggapi terkait penurunan jumlah pemudik di Jakarta maupun seluruh Indonesia pada Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M.

Pria yang akrab disapa Bang Doel itu mengatakan, terdapat beragam faktor penyebab penurunan jumlah pemudik ini, salah satunya terkait dengan faktor ekonomi.

"Pertanyaannya kenapa? Mungkin saja karena ekonomi, atau memang mereka ingin lebaran di Jakarta saja. Banyak faktor," ujar Bang Doel di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (1/4/2025).

Baca Juga: Mudik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Turun di 7 Terminal Bus AKAP hingga 43,90 Persen dari Tahun Sebelumnya

Namun, ia juga bersyukur, dengan berkurangnya jumlah pemudik ini membuat jumlah kecelakaan jadi ikut berkurang. "Nah itu juga membuat kita juga menjadi bersyukur, kecelakaan berkurang," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mantan Anggota DPR RI itu mengaku bahwa dirinya belum mengetahui pasti penyebab dari penurunan jumlah pemudik ini.

Malahan, ia mengatakan, melalui program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta tahun ini, terdapat peningkatan jumlah pemudik dari sebelumnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Leicester, 3 April 2025: Upaya Cityzens Menembus Empat Besar Premier League

"Belum, kita belum dilaporkan. Tapi artinya kalo kita misalnya mudik gratis itu kita kirim hampir 650 bus dari 22 ribu kita bisa mengirimkan 26 ribu," katanya.

"Malah meningkat yang kita berikan fasilitas, itu pulang-pergi ya. Pulang ke kampung dan balik lagi ke Jakarta," imbuhnya.

Selain itu, ia pun lebih mewaspadai terkait potensi banjir Rob. Di mana, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan tanggal 1, 2, dan 3 April 2025 ini terjadi rob di Jakarta.

"Makanya di 5 titik di wilayah utara kita siapkan pasukan cukup banyak. Tapi mudah-mudahan ini alhamdulillah kalo melihat cuaca begini mudah-mudahan robnya tidak sebesar yang diramalkan oleh BMKG," pungkasnya.

Sebagai informasi, menurut hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan bersama sejumlah akademisi, jumlah pemudik disebut turun 24,34% dari 193,6 juta orang tahun lalu menjadi 146,48 juta orang pada Lebaran tahun ini.

Meskipun tidak dipaparkan apa penyebabnya, tapi pengamat ekonomi menyebut lesunya daya beli masyarakat, masifnya pemutusan hubungan kerja, hingga pengurangan bantuan sosial menjadi faktor kuat pemicu fenomena ini.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat bahwa jumlah penumpang bus mengalami penurunan pada periode mudik Lebaran tahun 2025 ini dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan penurunan penumpang (pnp) ini terjadi di 7 terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y