Jumlah Pemudik Tahun Ini Alami Penurunan, Rano Karno: Mungkin Saja Karna Ekonomi

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menanggapi terkait penurunan jumlah pemudik di Jakarta maupun seluruh Indonesia pada Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M.
Pria yang akrab disapa Bang Doel itu mengatakan, terdapat beragam faktor penyebab penurunan jumlah pemudik ini, salah satunya terkait dengan faktor ekonomi.
"Pertanyaannya kenapa? Mungkin saja karena ekonomi, atau memang mereka ingin lebaran di Jakarta saja. Banyak faktor," ujar Bang Doel di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (1/4/2025).
Namun, ia juga bersyukur, dengan berkurangnya jumlah pemudik ini membuat jumlah kecelakaan jadi ikut berkurang. "Nah itu juga membuat kita juga menjadi bersyukur, kecelakaan berkurang," imbuhnya.
Lebih lanjut, Mantan Anggota DPR RI itu mengaku bahwa dirinya belum mengetahui pasti penyebab dari penurunan jumlah pemudik ini.
Malahan, ia mengatakan, melalui program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta tahun ini, terdapat peningkatan jumlah pemudik dari sebelumnya.
"Belum, kita belum dilaporkan. Tapi artinya kalo kita misalnya mudik gratis itu kita kirim hampir 650 bus dari 22 ribu kita bisa mengirimkan 26 ribu," katanya.
"Malah meningkat yang kita berikan fasilitas, itu pulang-pergi ya. Pulang ke kampung dan balik lagi ke Jakarta," imbuhnya.
Selain itu, ia pun lebih mewaspadai terkait potensi banjir Rob. Di mana, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan tanggal 1, 2, dan 3 April 2025 ini terjadi rob di Jakarta.
"Makanya di 5 titik di wilayah utara kita siapkan pasukan cukup banyak. Tapi mudah-mudahan ini alhamdulillah kalo melihat cuaca begini mudah-mudahan robnya tidak sebesar yang diramalkan oleh BMKG," pungkasnya.
Sebagai informasi, menurut hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan bersama sejumlah akademisi, jumlah pemudik disebut turun 24,34% dari 193,6 juta orang tahun lalu menjadi 146,48 juta orang pada Lebaran tahun ini.
Meskipun tidak dipaparkan apa penyebabnya, tapi pengamat ekonomi menyebut lesunya daya beli masyarakat, masifnya pemutusan hubungan kerja, hingga pengurangan bantuan sosial menjadi faktor kuat pemicu fenomena ini.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat bahwa jumlah penumpang bus mengalami penurunan pada periode mudik Lebaran tahun 2025 ini dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan penurunan penumpang (pnp) ini terjadi di 7 terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

