Jakarta

Legislator Golkar Farah Savira Minta Pemprov DKI Jakarta Antisipasi Lonjakan Pendatang Baru

Ainun Kusumaningrum | 9 April 2025, 21:59 WIB
Legislator Golkar Farah Savira Minta Pemprov DKI Jakarta  Antisipasi Lonjakan Pendatang Baru

 

AKURAT JAKARTA  - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Farah Savira mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan pendatang baru pasca Lebaran.

Legislator Golkar itu menyebut, momentum pasca Lebaran biasanya ribuan orang dari berbagai daerah datang ke ibukota dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.

“Antisipasi beberapa hari ke depan, traffic akan lebih banyak pemudik kembali ke Jakarta,” kata Farah Savira di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/4).

Baca Juga: Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Menurun, Sekretaris Fraksi Golkar Andri Santosa Tegaskan Perlu Kajian Mendalam

Menurut Farah, Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, dapat menghadapi berbagai tantangan besar. Mulai dari kepadatan penduduk hingga kemacetan.

Untuk itu, penting bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki kebijakan yang bisa memastikan pergerakan ekonomi di Jakarta tetap stabil pasca Lebaran.

Selain itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi penyebab timbulnya tindakan kriminal yang kerap terjadi selama bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Setuju RDF Rorotan Berhenti Beroperasi hingga Juli 2025, Ketua Fraksi Golkar Judistira Harap Tidak Ada Keluhan Lagi dari Masyarakat

“Tentu kita harus bisa memitigasi risiko-risiko mungkin dari segi sosial apakah selama libur lebaran apa tindakan kriminal yang sering ada,” kata dia.

Ia mengapresiasi program-program yang diluncurkan Pemprov DKI Jakarta dalam momentum Lebaran tahun ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Dengan berbagai stimulus ekonomi yang dijalankan selama periode Lebaran, harap dia, dapat menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Terkait Pemulihan Sistem Saat Libur Lebaran 2025, Berikut Klarifikasi dariBank DKI

“Ke depan supaya mendorong daya beli masyarakat di DKI Jakarta itu harus ada bentuk-bentuk insentif yang bisa kita berikan ke masyarakat,” tukas Farah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.