Sekretaris Fraksi Golkar Andri Santosa Dukung Langkah Pramono Laporkan Kasus Gangguan Layanan Sistem Bank DKI ke Bareskrim

AKURAT JAKARTA - Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI, Andri Santosa, mendukung penuh langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang membawa kasus gangguan layanan sistem Bank DKI ke jalur hukum melalui Badan Reserse Kriminal (Bareskrim).
"Apabila diperlukan, dan terindikasi atau bisa tervalidasi oleh pihak Bareskrim atau Aparat Penegak Hukum (APH) terkait, maka kita sangat-sangat mendukung," ujar Andri kepada Akurat Jakarta beberapa waktu lalu.
"Bahwa kalau memang diperlukan proses pidana untuk berlanjut, pasti berlanjut. Termasuk pun perdatanya," lanjutnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bakal Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia, Wagub Rano: Bukan Selamanya, Tapi Sementara
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu menjelaskan, melalui proses jalur hukum ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk Bank DKI ini.
"Jadi apapun upaya hukum untuk mengembalikan trust kepada publik, untuk mengembalikan kepercayaan kepada masyarakat, maka ini akan dibuka transparan, tapi menunggu waktu investigasi proses yang berjalan," tuturnya.
Ia juga menjelaskan, saat ini dari pihaknya maupun Bank DKI belum bisa menyimpulkan apapun. Sebab, proses hukum tersebut masih berjalan.
Baca Juga: Politisi Golkar Harap Pansus KTR Lahirkan Aturan Baku Mengenai Kawasan Bebas Asap Rokok di Jakarta
"Kemungkinan dalam 1-2 minggu ke depan itu Bank DKI akan mengupdate kembali tentang proses yang sedang dijalankan baik yang pidana ataupun perdata," terangnya.
Selain itu, Andri juga meminta para nasabah Bank DKI tidak perlu khawatir perihal gangguan layanan sistem oleh Bank DKI sejak 29 Maret lalu.
Ia memastikan, dana nasabah yang mengendap Bank DKI dijamin keamanannya. Lalu dipastikan, tidak ada dana yang hilang maupun berkurang.
"Nasabah Bank DKI itu tidak perlu khawatir karena memang dipastikan Bank DKI itu dana nasabah 100 persen aman," tukasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memutuskan untuk memecat Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono imbas gangguan layanan Bank DKI yang sempat terjadi belakangan ini.
"Jadi untuk itu saya akan putuskan pembebastugasan direktur IT-nya (Amirul Wicaksono) segera dilakukan dan harus dilakukan sekarang," ujar Pram dalam Rapat Terbatas di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Pram itu mengatakan, pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Sebab, ia menduga terdapat orang dalam yang menyebabkan gangguan ini.
"Laporkan ke Bareskrim, proses hukum. Karena ini sudah keterlaluan. Enggak mungkin enggak melibatkan orang dalam. Enggak mungkin," tegasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


